Krisis Kesehatan Mental, Sihar Sitorus Dorong Program "Satu Puskesmas Satu Psikolog"

Keberadaan psikolog di tingkat akar rumput (Puskesmas) adalah kunci untuk memutus warisan beban kesehatan mental dari masa lalu.
Jum'at, 08 Mei 2026 07:14 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah untuk menempatkan setidaknya satu tenaga psikolog di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh Indonesia.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat persoalan kesehatan mental telah menjadi krisis yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar Sitorus, mengungkapkan data yang mengkhawatirkan: lebih dari 19 juta penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental emosional.

Kebijakan yang abai terhadap kesehatan jiwa bukanlah kebijakan yang netral. Hal itu justru meninggalkan luka yang menumpuk setiap tahunnya dan nyata dalam angka, ujar Sihar kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5).

Selain gangguan emosional, Sihar memaparkan bahwa sekitar 12 juta penduduk lainnya mengalami depresi. Ironisnya, mayoritas dari mereka tidak mendapatkan penanganan yang memadai karena sistem layanan kesehatan yang belum siap.

Baca juga :