Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan, Afthon Lubbi, melontarkan kritik keras terhadap pengangkatan dua anak Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) sebagai tenaga ahli di lingkungan kementerian tersebut.
Kedua anak yang dimaksud adalah Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad.
Baca:Ganjar Dikenal Akur dan Harmonis dengan Saudara Kandung
Ini bukan soal kompetensi, ini soal etika. Kementerian yang mengurus ibadah umat justru harus menjadi contoh paling bersih. Kalau jabatan dibagi ke anak sendiri, apa bedanya dengan perusahaan keluarga? ujar Afthon, Senin (26/10).
Sebelumnya, pihak kementerian berdalih bahwa kedua anak tersebut beserta para santrinya membantu secara sukarela selama tiga hingga empat bulan tanpa menerima gaji. Namun, bagi Afthon, alasan tersebut justru memperlihatkan inti permasalahan.