Ikuti Kami

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini, Ansari Puji Program "Latihan Mondok" di Pamekasan

​Menurut Ansari, orientasi pendidikan tidak boleh hanya bertumpu pada pencapaian akademik semata.

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini, Ansari Puji Program
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari.

​Pamekasan, Gesuri.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya penerapan pendidikan karakter sejak usia dini guna membentuk anak yang mandiri, disiplin, dan berakhlak mulia.

​Pernyataan tersebut disampaikan Ansari saat menjadi narasumber dalam penutupan kegiatan Mentor Sebaya (MENBA) SDIT Al-Uswah Pamekasan di Lembaga Pendidikan Islam Al-Ikhlas, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Sabtu (24/10).

Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

​Menurut Ansari, orientasi pendidikan tidak boleh hanya bertumpu pada pencapaian akademik semata, melainkan harus seimbang dengan pembentukan sikap serta perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.

​"Anak-anak perlu dibekali ilmu sekaligus akhlak. Keduanya penting untuk membentuk generasi yang berkualitas," ujarnya.

​Ia menjelaskan bahwa pembentukan karakter merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan sinergi kuat antara keluarga dan sekolah. Kedua pihak dinilai memiliki peran vital dalam memberikan teladan serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak.

​Adapun kegiatan MENBA dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa. Berlangsung selama tiga hari pada 22–24 Oktober 2026, program ini dikemas secara unik dengan konsep "latihan mondok" ala pesantren.

​Melalui program tersebut, para siswa diajak keluar dari zona nyaman di rumah untuk menjalani rutinitas bersama. Mereka diperkenalkan langsung pada nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga kebersamaan dengan sesama teman.

​"Melalui latihan mondok, anak-anak belajar mandiri, disiplin, dan menghargai orang lain," jelas anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​Ansari menilai, pendekatan semacam ini efektif memberi ruang bagi siswa untuk membangun kepedulian sosial. Dari kegiatan ini, anak-anak belajar memahami arti tanggung jawab serta pentingnya rasa saling menghormati.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa pengalaman tersebut baru menjadi awal dari proses panjang pendidikan karakter. Nilai-nilai positif yang didapat selama kegiatan harus terus dirawat dan diaplikasikan dalam keseharian.

​"Yang terpenting, kebiasaan baik itu bisa terus dilakukan, baik di rumah maupun di sekolah," tandasnya.

Quote