Nirempati Nakes Ke Pasien BPJS, Puan Maharani Minta Pemerintah Evaluasi Menyeluruh Sistem Kesehatan

Persoalan tersebut tidak hanya menyangkut perilaku oknum nakes, tetapi juga berkaitan dengan sistem dan kualitas pelayanan kesehatan.
Sabtu, 08 Agustus 2026 12:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan nasional menyusul sorotan publik terkait dugaan nirempati sejumlah tenaga kesehatan (nakes) kepada pasien BPJS Kesehatan.

Menurut Puan, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut perilaku oknum nakes, tetapi juga berkaitan dengan sistem dan kualitas pelayanan kesehatan yang harus dibenahi.

Dalam peristiwa yang sedang menjadi sorotan masyarakat, sebenarnya persoalan yang muncul bukan hanya soal nirempati sejumlah oknum nakes saja, tapi juga tentang sistem dan pelayanan kesehatan itu sendiri yang harus digarisbawahi, kata Puan, Jumat (7/8/2026).

Sorotan tersebut mencuat setelah pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan mengeluhkan pelayanan rumah sakit melalui media sosial pada 22 Juli 2026. Yurizal mengaku telah menunggu selama delapan jam, namun belum mendapatkan kamar rawat inap meski tidak menyebutkan rumah sakit tempatnya menjalani perawatan.

Unggahan Yurizal kemudian viral dan mendapat berbagai komentar di media sosial. Sejumlah komentar bernada hinaan diduga ditulis oleh akun yang pemiliknya berprofesi sebagai dokter, perawat, maupun tenaga kesehatan lainnya berdasarkan informasi pada profil media sosial mereka.

Baca juga :