Jakarta, Gesuri.id - Kebijakan pemerintah yang membuka penggalangan donasi publik untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai kritik keras dari PDI Perjuangan.
Partai berlambang banteng tersebut mempertanyakan komitmen dan kesiapan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam merespons tanggap darurat bencana.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa penanganan bencana seharusnya menjadi bagian prioritas utama dari anggaran negara. Menurutnya, sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), Indonesia wajib memiliki dana cadangan yang siap pakai tanpa bergantung pada sumbangan masyarakat.