Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, menegaskan sektor riil merupakan fondasi utama ketahanan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global seperti pelemahan nilai tukar, ancaman inflasi, hingga ketidakpastian ekonomi dunia.
Menurutnya, pengalaman krisis ekonomi 1998 maupun pandemi Covid-19 menunjukkan sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat terbukti lebih tangguh dibanding sektor keuangan yang rentan terhadap gejolak.
Ketika bursa saham anjlok dan hot money keluar, pabrik tetap produksi, sawah tetap ditanam, nelayan tetap melaut. Ekonomi kita selamat karena sektor riil masih jalan, ujar Prof. Rokhmin, dikutip Jumat (12/6/2026) dari beberapa pernyataannya di DPR RI dan seminar nasional.
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University itu menjelaskan sektor riil mencakup pertanian, perikanan, kehutanan, manufaktur, hingga UMKM yang selama ini menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan berbagai data nasional, sektor tersebut terbukti berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, perolehan devisa, pengendalian inflasi, dan ketahanan ekonomi saat krisis.
Rokhmin mengungkapkan, data BPS tahun 2025 menunjukkan sekitar 96,8 persen tenaga kerja Indonesia terserap di sektor riil. Sektor pertanian menyerap 28,6 persen tenaga kerja, sementara industri manufaktur mencapai 14,2 persen. Di sisi lain, UMKM menyerap sekitar 97 persen total tenaga kerja nasional.