Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha baru di sektor kelautan dan perikanan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan dan Akses Permodalan yang digelar di Balai Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, potensi sektor kelautan dan perikanan masih sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Sebagai anggota Komisi IV, saya menggandeng KKP untuk membimbing masyarakat berwirausaha di bidang kelautan dan perikanan. Potensinya besar dan banyak yang bisa dilakukan karena sektor ini masih sangat luas," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 itu, dikutip Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR RI. Puluhan warga Kabupaten Cirebon mengikuti pelatihan yang bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan kewirausahaan sekaligus membuka akses terhadap berbagai sumber permodalan.
Selain membuka kegiatan, Rokhmin Dahuri juga memberikan materi utama. Hadir pula Direktur Pemberdayaan Usaha Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI Ali Rahmat Iman Santoso, S.ST.PI., M.Si., Kuwu Desa Kedongdong Adi Juniadi, serta Tenaga Ahli DPR RI Edi Syamsuri.
Dalam kegiatan tersebut, KKP juga menghadirkan praktisi usaha perikanan, Warnadi, untuk berbagi pengalaman membangun usaha dari nol hingga berhasil. Kehadiran pelaku usaha diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus gambaran nyata mengenai peluang bisnis di sektor perikanan.
Rokhmin menegaskan bahwa keberhasilan berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal, tetapi juga pemahaman, keterampilan, dan mental kewirausahaan yang kuat. Karena itu, menurutnya, pelatihan menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum masyarakat memperoleh bantuan permodalan.
"Jangan langsung dikasih modal kalau ilmunya belum ada. Makanya lewat bimtek ini kita kasih dulu ilmu dan pengetahuan tentang kewirausahaan agar mereka sukses berkelanjutan," tegas Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University ini.
Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti pelatihan sebagai formalitas, tetapi mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan di lingkungan sekitarnya.
"Saya ingin para peserta nantinya bisa jadi pengusaha yang sukses dan berkelanjutan. Saya ingin mereka jadi bos, membuka lapangan kerja bagi tetangganya sendiri," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Usaha KKP, Ali Rahmat Iman Santoso, menjelaskan bahwa peserta Bimtek juga akan mendapatkan pendampingan dalam mengakses berbagai skema pembiayaan usaha, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan dari BLU LPMUKP, hingga penyusunan proposal usaha yang memenuhi persyaratan perbankan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir wirausaha-wirausaha baru dari Desa Kedongdong dan wilayah sekitarnya yang mampu mengolah potensi kelautan dan perikanan menjadi produk bernilai tambah, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.

















































































