Sentil Layanan Kesehatan Warga Miskin, Legislator Garut Desak Pemkab Berhenti Bangun Narasi Manis ​

Yudha menilai pemerintah daerah gagap dan lemah dalam memberikan perlindungan sosial serta jaminan kesehatan bagi warga miskin.
Selasa, 22 September 2026 17:19 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Garut, Gesuri.id Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, melontarkan kritik pedas terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Ia menilai pemerintah daerah gagap dan lemah dalam memberikan perlindungan sosial serta jaminan kesehatan bagi warga miskin dan kelompok rentan.

​Kritik tajam tersebut disampaikan Yudha dalam diskusi di grup WhatsApp Ruang Rakyat Garut (RRG) pada Minggu (20/9/2026). Yudha mendesak Pemkab Garut segera mengambil langkah konkret di lapangan, alih-alih terus melontarkan narasi politis.

Baca:Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

​Pernyataan Yudha ini sekaligus merespons klaim dari para pendukung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang menyebut pemerintah daerah sedang membangun fondasi sistem kerja nyata dan berdampak. Menurut Yudha, realitas di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya: terjadi penurunan kualitas pelayanan dasar, khususnya akses kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.

​Yudha secara khusus menyoroti penutupan akses pendaftaran BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD melalui aplikasi Polinda (Portal Linjamsos Daerah Garut). Penutupan ini terjadi lantaran ketiadaan alokasi anggaran APBD Garut.

Baca juga :