Sofwan Dedy: PDI Perjuangan di Garda Terdepan Lawan Mafia Tanah dan Tegakkan Keadilan Agraria

Perlawanan terhadap mafia tanah bukan sekadar isu hukum, melainkan perjuangan ideologis untuk mengembalikan tanah kepada rakyat
Senin, 13 Oktober 2025 07:49 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Politisi PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPR RI, Sofwan Dedy A, menegaskan bahwa perjuangan melawan mafia tanah adalah bagian dari misi ideologis partainya untuk menegakkan kedaulatan rakyat atas tanah dan sumber kehidupan. Melalui kerja Panitia Khusus (Pansus) Konflik Agraria DPR RI, PDI Perjuangan berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mewujudkan reforma agraria sejati di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Sofwan Dedy A dalam acara Panggung Demokrasi Rakyat Jilid 3 bertema Gebuk Mafia Tanah Rakyat, Wujudkan Reforma Agraria Sejati yang diselenggarakan oleh DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Jakarta Timur dan DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, di halaman Gedung DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Minggu (12/10/2025).

Dalam orasinya, Sofwan menegaskan bahwa perlawanan terhadap mafia tanah bukan sekadar isu hukum, melainkan perjuangan ideologis untuk mengembalikan tanah kepada rakyat.

Banteng tidak pernah mundur ketika menghadapi musuh rakyat. Kita hadapi bersama, yang lemah kita lindungi, yang kuat maju di depan. Itulah semangat gotong royong yang diajarkan Bung Karno, tegas Sofwan.

Ia menjelaskan, pembentukan Pansus Konflik Agraria DPR RI merupakan bentuk keseriusan negara untuk memutus rantai ketidakadilan di sektor pertanahan. Sofwan menekankan bahwa gerakan ini harus melibatkan kolaborasi antara rakyat, pemerintah, dan wakil rakyat dalam menelusuri praktik mafia tanah yang kerap bersembunyi di balik kekuasaan.

Baca juga :