Sofyan Tan Sayangkan 70 Persen Rumput Laut RI Diekspor Mentah-Mentah ke Tiongkok

Kandungan ini efektif melawan radikal bebas, melancarkan pencernaan, hingga berpotensi mencegah kanker usus dan mendukung terapi diabetes.
Jum'at, 29 Mei 2026 15:45 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Medan, Gesuri.id Anggota Komisi X DPR RI, dr. Sofyan Tan, menyayangkan melimpahnya potensi rumput laut Indonesia yang selama ini dinilai masih kurang mendapat perhatian. Padahal, komoditas ini menyimpan potensi ekonomi luar biasa jika diolah di dalam negeri, ketimbang terus-menerus dijual sebagai bahan baku mentah ke luar negeri.

Hal tersebut ditegaskan Sofyan Tan dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Peduli Pemanfaatan Rumput Laut Menjadi Produk Kosmetik dan Obat yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama DPR RI di Medan, Kamis (28/5/2026).

Sofyan memaparkan, Indonesia saat ini menduduki posisi sebagai produsen rumput laut terbesar kedua di dunia dengan volume produksi mencapai 10,2 juta ton per tahun. Sayangnya, mayoritas hasil panen nasional tersebut langsung diekspor tanpa sentuhan pengolahan lebih lanjut.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Sekitar 70 persen rumput laut kita diekspor ke Tiongkok. Padahal, rumput laut memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan dan bisa diolah menjadi berbagai produk hilir yang bernilai ekonomi tinggi, ujar politikus Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga :