Surabaya, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Desakan ini menyusul lonjakan signifikan jumlah titik panas (hotspot) di Jawa Timur hingga mencapai 634 titik, berdasarkan data pemantauan BMKG per Jumat (16/10/2026). Situasi ini kian memprihatinkan setelah insiden kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, menewaskan empat orang dan menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka bakar berat.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Eddy Paripurna, menegaskan bahwa lonjakan titik panas ini harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan konkret.
Langkah pencegahan dan deteksi dini perlu diperkuat agar potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas, tegas Eddy, Senin (19/10).
Baca:Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu