Truk Besi Terbalik di Tomang, Kenneth Desak Pramono Anung Tegaskan Jam Operasional Angkutan Berat

Menurut dia, kejadian itu tidak hanya menyebabkan kemacetan panjang tetapi juga membahayakan keselamata
Jum'at, 26 Juni 2026 11:28 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menilai pengawasan terhadap angkutan berat yang melintas di Jakarta masih lemah, menyusul insiden truk trailer bermuatan besi terbalik di Jalur Flyover Tomang KM 13.400, kawasan Grogol, Jakarta Barat, Rabu (24/6).

Dalam insiden itu muatan besi berhamburan dan jatuh ke jalur arteri di bawah flyover. Ini bukti masih lemahnya pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di wilayah Ibu kota, kata Kenneth di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kejadian itu tidak hanya menyebabkan kemacetan panjang tetapi juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Baca:GanjarPranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

Ia mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah membuat Pergub Nomor 89 Tahun 2020 tentang Pembatasan Lalu Lintas Kendaraan Angkutan Barang. Namun, implementasinya kerap tidak konsisten.

Baca juga :