Bandung, Gesuri.id Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Memo Hermawan, menolak keras wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.
Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi daerah saat ini, pergantian nama tersebut sama sekali belum menjadi kebutuhan yang mendesak.
Memo menilai pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan penyelesaian persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, alih-alih meramaikan wacana yang berpotensi memicu polemik.
Jawa Barat saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan, penurunan dana transfer, hingga target pendapatan daerah yang belum tercapai. Selain itu, masih terdapat persoalan daya tampung peserta didik baru, meningkatnya angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), serta pertumbuhan ekonomi yang perlu terus didorong, ujar Memo kepada media statusjabar, Senin (6/7/2026).
Memo mengkhawatirkan, jika wacana pergantian nama provinsi ini terus dipaksakan, hal tersebut justru akan memunculkan pro dan kontra yang tidak produktif di tengah masyarakat.