Ikuti Kami

HUT ke-37 Rema Muda, Wagub Krisantus Tegaskan Kalbar Rumah Bersama 24 Suku

Krisantus menyampaikan pesan kuat dan tegas mengenai pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

HUT ke-37 Rema Muda, Wagub Krisantus Tegaskan Kalbar Rumah Bersama 24 Suku
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

​Kubu Raya, Gesuri.id – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rema Muda ke-37 di Parit Masigi, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (4/7). 

Dalam momentum tersebut, Krisantus menyampaikan pesan kuat dan tegas mengenai pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

​Krisantus mengawali arahannya dengan mengapresiasi eksistensi Rema Muda yang mampu bertahan hingga hampir empat dekade. 

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

Menurutnya, usia 37 tahun merupakan bukti nyata bahwa organisasi kepemudaan ini mampu menjaga konsistensi dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

​“Tiga puluh tujuh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini, mulai dari panitia, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para pemuda-pemudi yang terlibat dengan penuh semangat,” ujar Krisantus.

​Fokus utama yang digarisbawahi Krisantus dalam kunjungannya adalah status Kalimantan Barat sebagai rumah bersama bagi masyarakat yang berasal dari 24 suku berbeda. Ia menyebut Kalbar merupakan miniatur Indonesia, di mana berbagai suku, budaya, dan agama harus bisa hidup berdampingan secara harmonis.

​Krisantus menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, pemerintah tidak akan mentoleransi adanya sekat atau dikotomi antara masyarakat yang dianggap sebagai warga “asli” maupun “pendatang”.

​“Semua yang hidup, beranak cucu, bekerja, dan mengabdi di Kalimantan Barat adalah putra-putri Kalimantan Barat. Karena itu, saya tidak akan mentoleransi kelompok ataupun organisasi kemasyarakatan yang berpotensi memecah belah persatuan atau menimbulkan konflik di daerah ini,” tegas Krisantus dengan nada tinggi.

​Bagi Krisantus, siapa pun yang telah memilih untuk tinggal, berkeluarga, dan mengabdi di Bumi Khatulistiwa adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dari kemajuan Kalimantan Barat.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Menutup arahannya, Krisantus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda yang tergabung dalam Rema Muda, untuk menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi. Pemuda dituntut kreatif sekaligus mampu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

​“Saya berharap Rema Muda terus berkembang, semakin solid, dan semakin mampu menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga penyelenggaraan HUT pada tahun-tahun mendatang menjadi lebih baik, lebih tertata, lebih meriah, serta memberikan dampak positif yang semakin luas,” pungkasnya.

​Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sportivitas pemuda, Krisantus menyerahkan piala bergilir kepada juara umum rangkaian perlombaan HUT Rema Muda ke-37. Langkah ini menjadi simbol apresiasi pemprov terhadap kerja keras dan semangat kompetisi sehat yang ditunjukkan oleh generasi muda di Kubu Raya.

Quote