Liberalisasi Sistem Politik Picu Potensi Konflik Pilkada

Hasto: Atasi potensi konflik pilkada harus kembali ke semangat pendirian Indonesia.
Senin, 21 September 2020 12:10 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Jakarta, Gesuri.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan potensi konflik pemilihan umum, termasuk dalam pilkada serentak 2020, ternyata bersumber dari perubahan sistem demokrasi Indonesia yang didorong menjadi lebih liberal pasca amandemen UUD 1945.

Itu, lanjutnya, dipengaruhi oleh sejumlah lembaga internasional saat itu.

Terkait itu, penerima beasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia, Hasto Kristiyanto mengusulkan sejumlah langkah yang utamanya mendorong kembali ke semangat dasar pendirian NKRI, termasuk nilai-nilai Pancasila.

Hal itu terungkap dalam webinar Unhan dalam rangka puncak perayaan Hari Perdamaian Dunia, Senin (21/9).

Pembicaranya adalah mahasiswa program doktor Unhan yang juga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, anggota Bawaslu Mochammad Afifudin, dan Peneliti LIPI Dr. Adriana Elisabeth.

Baca juga :