Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripuddin atau Bang Dhin, menegaskan komitmen partainya untuk tetap tegak lurus dan sejalan dengan kebijakan serta keputusan PDI Perjuangan di tingkat nasional, termasuk menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.
“Bagi PDI Perjuangan, persoalan utama pilkada bukan pada model pemilihannya, tetapi pada kelemahan sistemik yang masih terjadi. Mulai dari kualitas dan integritas peserta pemilu, pendidikan politik masyarakat yang belum optimal, transparansi pembiayaan politik, hingga penegakan hukum yang belum maksimal,” kata Bang Dhin, dikutip Selasa (20/1/2026).
Bang Dhin menilai, wacana Pilkada melalui DPRD tidak tepat dijadikan solusi untuk mengatasi persoalan politik uang maupun tingginya biaya politik.
Menurutnya, perubahan mekanisme pemilihan justru berpotensi menggerus hak politik rakyat yang selama ini dijamin melalui Pilkada langsung.
Menurut Bang Dhin mengubah mekanisme pilkada langsung menjadi pilkada melalui DPRD justru berpotensi menggerus hak politik rakyat. Padahal, pilkada langsung merupakan salah satu capaian penting demokrasi pascareformasi yang memberi ruang partisipasi luas bagi masyarakat.
“Solusinya bukan dengan menarik kembali hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung, tetapi dengan memperkuat sistem, regulasi, dan penegakan hukum agar praktik-praktik menyimpang bisa ditekan,” ucap Bang Dhin.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan tetap berkomitmen menjaga prinsip kedaulatan rakyat sebagai roh demokrasi. Oleh karena itu, setiap wacana perubahan mekanisme politik harus dikaji secara mendalam dan tidak boleh mengorbankan partisipasi publik.
Terkait rencana Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan yang akan menyampaikan aspirasi kepada partai politik, Bang Dhin menyatakan PDI Perjuangan Kalsel bersikap terbuka dan siap berdialog.
“Kami dengan senang hati membuka ruang dialog. Mahasiswa dan generasi muda adalah bagian penting dalam demokrasi. Aspirasi mereka harus didengar dan dibahas secara konstruktif,” ujar Bang Dhin.
Ia menambahkan, komitmen PDI Perjuangan untuk menyerap aspirasi masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun demokrasi yang sehat, berkeadaban, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

















































































