Karanganyar, Gesuri.id - PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar, Jateng optimistis merengkuh partai politik menengah, meski sebagian diantaranya telah membangun poros tengah pada Pilkada serentak 2024. Diketahui, PKS, PKB dan PAN lebih memilih membentuk koalisi sendiri, alih-alih memutuskan merapat ke PDI Perjuangan untuk memenangkan pemilihan bupati wakil bupati Karanganyar.
Ketua DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Bagus Selo mengatakan tiga parpol pemenang pemilu itu berhak membangun koalisi. Kekuatan yang terbangun dari koalisi tersebut diyakini tidak akan menghalangi PDI Perjuangan dalam memenangkan Pilbup Karanganyar. Justru, PDI Perjuangan bakal lebih serius menjalin komunikasi ke tiga parpol yang menamakan diri Koalisi Kebersamaan.
Tentu Koalisi Kebersamaan dari PAN, PKB dan PKS akan terus kita ajak bergabung. Malah tinggal ngambil karena sudah sepaket, kata Bagus Selo, Kamis (20/6).
Di Pilbup Karanganyar, PDI Perjuangan bermisi merangkul semua parpol pemilik kursi DPRD dalam format koalisi. Meski PDI Perjuangan memiliki 15 kursi yang bisa mengusung mandiri pasangan calon bupati wakil bupati, namun kemenangan Pilbup membutuhkan dukungan parpol lain.
Dalam penjaringan bakal calon bupati wakil bupati di PDI Perjuangan, dua kader PKB melamar posisi wakil bupati. Yakni Sulaiman Rosjid (Ketua DPC PKB) dan Tony Hatmoko (Pimpinan Dewan Syuro DPC PKB Karanganyar). Keduanya telah meneken MoU dengan PDI Perjuangan. Bagus juga mengaku tak khawatir jika Koalisi Kebersamaan direbut Golkar.