Pontianak, Gesuri.id - Satu-satunya calon gubernur perempuan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Barat (Barat) 2018, Karolin Margret Natasa berkomitmen untuk mendorong pembangunan pelabuhan darat (dry port) di PLBN Entikong. Saat ini pembangunan itu masih terkendala dalam pembuatan akses kendaraan kargo keluar masuk Indonesia-Malaysia.
Harus terus didorong pembangunan dry port di Entikong. Ini penting untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Namun harus ada koordinasi pemerintah antarnegara, kata calon Gubernur Kalbar nomor urut 2 itu, Jumat (8/6).
Karolin menuturkan, untuk membangun akses kendaraan kargo, harus dilakukan pemotongan bukit dibatas Entikong-Tebedu. Hal itu belum bisa dilakukan karena harus ada koordinasi kembali dengan pemerintah Malaysia.
Baca: Karolin Siap Perjuangkan Pendidikan di Pedalaman
Selain koordinasi dari pemerintah pusat dan negara tetangga, dorongan dari pemerintah daerah juga sangat diperlukan, sehingga ini juga harus menjadi salah satu perhatian kita dalam mempercepat pembangunannya, tuturnya.