Makassar, Gesuri.id - Puluhan kerabat dan pendukung Raja Gowa Andi Maddusila Andi Idjo mendatangi Rumah Pemenangan Prof Andalan di Jl Haji Bau Makassar. Mereka mendukung Prof Andalan karena sakit hati atas ulah klan dinasti politik Yasin Limpo yang pernah membongkar paksa brankas Kerajaan Gowa.
Tindakan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo ternyata menyisakan luka mendalam bagi anggota Kerajaan Gowa dan seluruh rakyat Gowa. Oleh sebab itulah, kini para kerabat, keluarga dan pendukung Raja Gowa mendukung Prof Andalan dengan harapan kesakralan Kerajaan Gowa bisa dipulihkan.
Tindakan Bupati Gowa arogan, tidak bijaksana dan melecehkan budaya Kerajaan Gowa yang terus dipelihara dan dilestarikan. Apalagi brankas tersebut berisikan Salokoa (mahkota) yang sangat dijunjung tinggi karena merupan simbol Somba atau Raja Kerajan Gowa secara turun-temurun, kata H Andi Hasanuddin Pabe, Sekretaris Raja Gowa, di Makassar, Senin (12/3/).
Menurut Karaeng Sila, panggilan akrabnya, tindakan Bupati Adnan yang anak calon gubernur Ichsan Yasin Limpo itu arogan dan tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin daerah yang justru harus mengayomi budaya dan adat istiadat daerah.
Salokoa merupakan mahkota sebagai simbol Somba atau Raja Kerajaan Gowa yang selalu diagungkan dan dihormati seluruh rakyat, yang hanya bisa dipakai oleh Raja Gowa yang diangkat berdasarkan aturan dan tata cara adat, ujarnya.