Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi potensi gagal bayar BPJS Kesehatan yang diproyeksikan terjadi pada Juli 2027.
Ancaman ini dipicu oleh defisit pembiayaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun per bulan.
Vita menegaskan bahwa pernyataan Direktur Utama BPJS Kesehatan terkait potensi defisit tersebut harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Menurutnya, informasi itu jangan dipandang sebagai alarm yang menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai dasar untuk segera mengambil langkah antisipatif demi melindungi pelayanan kesehatan masyarakat.