Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur Hamonangan Nababan, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kritik keras atas insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMKN 6 Semarang akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sukur menegaskan bahwa perluasan program pemenuhan gizi anak tidak boleh mengesampingkan standar keselamatan dan keamanan pangan. Menurutnya, program yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan peserta didik sama sekali tidak boleh menciptakan risiko baru bagi keselamatan mereka.
Baca:Ini 3 Faktor yang MembuatGanjarPranowo Menjadi Capres Terkuat!
Usut tuntas kasus keracunan yang terjadi di Semarang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait harus dievaluasi, dan Badan Gizi Nasional (BGN) wajib menjamin Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan awal: gizinya terpenuhi dan keamanannya terlindungi, tegas Sukur.
Mewakili Fraksi PDI Perjuangan, Sukur menyuarakan tiga tuntutan utama kepada pemerintah: