Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi ll DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menilai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan dalih efisiensi anggaran sebagai pandangan yang keliru dan berpotensi merusak prinsip demokrasi.
Menurutnya, alasan efisiensi tidak dapat dijadikan pembenaran untuk memangkas hak rakyat dalam memilih pemimpinnya secara langsung.
Ya kalau bicaranya adalah untuk efisiensi, enggak usah ada pemilihan (oleh) DPRD juga. Sekda saja atau ASN saja bikin jadi kepala daerah, enggak usah kita pilih. Jadi berdasarkan tim pansel saja, itu sama sekali enggak pakai duit, kata Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus dalam talkshow di stasiun televisi swasta nasional, Kamis (1/1/2026).
Deddy juga menyoroti momentum munculnya usulan Pilkada oleh DPRD yang dinilainya sarat kepentingan politik. Ia menilai wacana tersebut baru dimunculkan setelah koalisi pemerintah memenangkan kontestasi politik nasional, sehingga menimbulkan kecurigaan publik.
Usul disampaikan setelah koalisi pemerintah memenangkan pertarungan satu tahun. Saya yakin kalau ini diangkat sebelum Pilpres, sebelum pileg, bubar semua tuh, tegasnya.