Ikuti Kami

Lasarus Tinjau Sejumlah Proyek Strategis di Kubu Raya

Kita push supaya bisa diserap dengan cepat. Jangan sampai nanti terlambat, sayang APBN sudah masuk, terus dana ini tidak bisa diserap.

Lasarus Tinjau Sejumlah Proyek Strategis di Kubu Raya
Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Lasarus mendorong percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya - Foto: Istimewa

Kubu Raya, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Lasarus mendorong percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang saat ini progresnya baru sekitar 7 persen. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo, Senin (19/10/2026).

“Kita push supaya bisa diserap dengan cepat. Jangan sampai nanti terlambat, sayang APBN sudah masuk, terus dana ini tidak bisa diserap. Kita berharap teman-teman dari Cipta Karya mendorong supaya pekerjaan ini cepat dan bisa mengejar progres sesuai waktu pelaksanaan proyek,” tegasnya.

IPA Arang Limbung dibangun dengan kapasitas 2 x 50 liter per detik dan mendapat alokasi anggaran sekitar Rp89 miliar. Infrastruktur tersebut ditargetkan mampu melayani sekitar 8.000 sambungan rumah sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kubu Raya.

Lasarus mengakui progres pembangunan masih tertinggal dari target. Saat peninjauan dilakukan, pekerjaan baru mencapai sekitar 7 persen, sementara progres yang seharusnya telah berada di kisaran 14 persen.

Karena itu, ia meminta pihak terkait, khususnya jajaran Cipta Karya, mendorong percepatan pekerjaan agar penyerapan anggaran berjalan optimal dan pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan.

Lasarus berharap pembangunan IPA Arang Limbung dapat diselesaikan pada pertengahan 2027, sekitar Juni atau Juli. Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Usai meninjau pembangunan IPA, kunjungan Lasarus bersama Bupati Kubu Raya dilanjutkan ke lokasi rencana pembangunan Stadion Gelora Putra Sang Fajar.

Lasarus mengatakan pembangunan stadion membutuhkan sejumlah kajian sebelum lokasi ditetapkan sebagai titik pembangunan. Kajian tersebut antara lain mencakup kesiapan lahan, kondisi struktur tanah, akses menuju lokasi, hingga aspek konstruksi.

“Yang paling penting kesiapan lokasi, kemudian struktur tanahnya sendiri, apakah mendukung atau tidak, kemudian akses menuju lokasi. Itu beberapa hal penting. Kita biarkan studi dulu berjalan. Setelah studinya selesai, baru kita simpulkan titik yang paling ideal,” jelas Lasarus.

Menurut Lasarus, hasil kajian diperlukan untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar memenuhi aspek teknis dan dapat mendukung pembangunan stadion secara optimal. Karena itu, keputusan mengenai titik pembangunan akan dilakukan setelah seluruh studi selesai.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar 20 hektare untuk rencana pembangunan Stadion Gelora Putra Sang Fajar.

“Kita sudah siap. Areanya 20 hektare dan lahannya cukup bagus. Semoga terwujud agar masyarakat Kubu Raya bisa bangga dengan stadion sendiri,” kata Sujiwo.

Sujiwo berharap rencana pembangunan stadion tersebut dapat direalisasikan sehingga Kubu Raya memiliki fasilitas olahraga yang representatif sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.

Kunjungan kerja Lasarus tersebut menyoroti dua kebutuhan penting bagi Kubu Raya, yakni percepatan penyediaan infrastruktur air bersih dan kesiapan pembangunan fasilitas olahraga. Untuk IPA Arang Limbung, percepatan pekerjaan menjadi perhatian agar target penyelesaian dan pemanfaatan fasilitas dapat tercapai sesuai rencana. Sementara pembangunan stadion masih menunggu hasil kajian untuk menentukan lokasi yang paling ideal.

Quote