Ikuti Kami

Wong Chun Sen Dukung Penambahan Anggaran Bagi Program Pelayanan PGI Medan

“Kami mendukung program-program PGI, terutama yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada gereja dan umat Kristiani."

Wong Chun Sen Dukung Penambahan Anggaran Bagi Program Pelayanan PGI Medan
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., menegaskan dukungannya terhadap program Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Kota Medan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan gereja dan umat kristiani.

“Kami mendukung program-program PGI, terutama yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada gereja dan umat Kristiani. Untuk usulan penambahan anggaran, akan kami upayakan sesuai dengan kemampuan APBD Kota Medan,” ujarnya, dikutip Kamis (15/10/2026).

Terkait usulan penambahan anggaran, Wong mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar aspirasi tersebut dapat dibahas untuk tahun anggaran berikutnya dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan.

Wong menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus PGI Kota Medan di ruang kerja Ketua DPRD Medan. 

Pertemuan tersebut turut membahas usulan penambahan anggaran untuk mendukung program pembinaan dan pelayanan gereja.

“Kami berterima kasih kepada Ketua DPRD Kota Medan yang telah menerima kami. Selama ini, pelayanan PGI Kota Medan terus berjalan, tetapi untuk meningkatkannya secara maksimal, kami membutuhkan dukungan dari DPRD dan Pemerintah Kota Medan,” ujar Ketua PGI Kota Medan, Pdt. Obet Ginting, S.Th., M.A.

Rombongan PGI Kota Medan dipimpin oleh Obet Ginting, didampingi Sekretaris PGI Kota Medan, Pdt. Pardi M. Silalahi, Pdt. Erfinadiruis Laoli, M.Th., serta anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, S.E., bersama sejumlah pengurus lainnya.

Pertemuan tersebut bertujuan memperkenalkan kepengurusan PGI Kota Medan sekaligus membahas program kerja dan berbagai kegiatan pelayanan gereja yang telah dilaksanakan selama ini.

Dalam kesempatan itu, Obet menjelaskan PGI berawal dari Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI), yang didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta. Organisasi tersebut dibentuk sebagai wujud kerinduan umat Protestan untuk mempersatukan gereja-gereja di Indonesia dalam semangat mewujudkan Gereja Kristen yang Esa.

Ia mengatakan, program PGI Kota Medan mencakup pembinaan jemaat, pemuda gereja, istri pendeta, dan sekolah minggu. Selain itu, PGI turut mendukung perayaan Paskah Oikumene serta memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan berbagai program pelayanan tersebut secara optimal. Obet menjelaskan, anggaran PGI Kota Medan yang sebelumnya mencapai Rp1 miliar mengalami penurunan menjadi Rp200 juta pada 2026. Kondisi itu dinilai berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program, termasuk pelayanan gereja serta perayaan Paskah dan Natal Oikumene.

Karena itu, Obet berharap DPRD dan Pemerintah Kota Medan dapat memberikan perhatian terhadap usulan penambahan anggaran pada tahun berikutnya agar program pembinaan dan pelayanan kepada umat Kristiani dapat berjalan lebih optimal.

“Kami sangat berharap adanya penambahan anggaran sehingga pelayanan kepada jemaat, rumah ibadah, serta berbagai kegiatan gereja dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Selain persoalan anggaran, Obet juga menyoroti rencana pelaksanaan Natal Oikumene Kota Medan. Ia mempertanyakan informasi mengenai pembentukan panitia perayaan Natal oleh Pemerintah Kota Medan yang disebut tidak melibatkan PGI Kota Medan.

Menurutnya, PGI Kota Medan seharusnya dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut karena merupakan wadah persekutuan gereja-gereja. Keterlibatan PGI dinilai penting untuk memastikan perayaan keagamaan itu berlangsung dalam semangat kebersamaan dan melibatkan gereja-gereja secara luas.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wong Chun Sen 

Senada dengan Wong, anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, S.E., turut mendukung usulan penambahan anggaran bagi PGI Kota Medan. Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar berbagai program pembinaan, pelayanan jemaat, serta kegiatan yang berkaitan dengan rumah ibadah dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Ia berharap aspirasi pengurus PGI Kota Medan mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Medan sehingga pelayanan kepada umat Kristiani dapat terus ditingkatkan.

“Anggaran yang memadai sangat diperlukan agar program kerja PGI Kota Medan dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam pelayanan jemaat, rumah ibadah, dan kegiatan gereja lainnya,” pungkasnya.

Quote