Majalengka, Gesuri.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, mendorong penguatan kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Majalengka.
Sinergi ini ditujukan untuk mengakselerasi potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital.
Gagasan tersebut mengemuka dalam dialog bersama PWI dan DPC PA GMNI Majalengka di Aula DPD KNPI Majalengka, Selasa (13/10).
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
Pertemuan yang digelar di sela safari politik Ineu ini berfokus pada strategi peningkatan keterampilan pemasaran digital bagi para pelaku UMKM dan generasi muda setempat.
Ineu menilai, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk menembus pasar yang lebih luas. Namun, potensi ini harus diimbangi dengan literasi digital, mulai dari strategi pemasaran hingga promosi produk yang efektif.
"Kami ingin ada kegiatan bersama, seperti pelatihan digital marketing dan pemberdayaan anak-anak muda di bidang UMKM. Harapannya, kerja sama antara alumni GMNI dan PWI Majalengka bisa berjalan berkesinambungan," ujar Ineu.
Ia menambahkan, jaringan wartawan yang tergabung dalam PWI dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) dapat dipadukan dengan potensi kader serta alumni GMNI untuk merancang program edukasi ekonomi yang terstruktur.
Ketua PWI Majalengka, Pardi Supardi, menyambut baik inisiatif tersebut. Selain memperkuat peran pers dalam menyebarkan informasi positif, kolaborasi ini dinilai dapat membuka peluang bagi para jurnalis untuk mendalami kewirausahaan berbasis digital.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
"Keterampilan digital ini penting sebagai bekal tambahan bagi para anggota dalam menghadapi dinamika perubahan ekonomi dan pesatnya arus teknologi," kata Pardi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PA GMNI Majalengka, Andhika, menegaskan kesiapan organisasinya untuk mendorong generasi muda agar lebih adaptif terhadap ekosistem digital. Menurutnya, penguasaan strategi pemasaran daring merupakan modal utama wirausaha muda saat ini.
“Ini menjadi titik awal bagi para kader untuk bergerak cepat memanfaatkan peluang usaha di ruang digital,” tegas Andhika.
Melalui rencana kolaborasi ini, PWI dan PA GMNI Majalengka diharapkan segera merumuskan program pelatihan yang praktis dan aplikatif. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mencetak wirausaha baru di Kabupaten Majalengka.

















































































