Aceh Barat Daya, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau sejumlah program pertanian dan peternakan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, untuk memastikan bantuan yang diperjuangkannya melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Saya ingin memastikan program-program yang diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran ini benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," ujarnya, dikutip Rabu (21/10/2026).
Jamaluddin yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh tersebut mengatakan, realisasi program tidak cukup hanya ditandai dengan tersalurkannya bantuan. Menurut dia, hal yang lebih penting adalah memastikan bantuan tersebut memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima.
"Bagi saya, yang terpenting bukan hanya program itu terealisasi, tetapi juga bagaimana manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Jamaluddin.
Dalam kunjungan tersebut, Jamaluddin didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Abdya, Irmansyah Marzuki, Koordinator Ketua Tim JI Abdya, Thamren, serta sejumlah pengurus partai dan simpatisan.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kandang peternakan ayam petelur Kelompok Peternak Mufakat Sajan di Desa Blang Raja, Kecamatan Babahrot. Kelompok tersebut merupakan salah satu penerima bantuan untuk pengembangan usaha peternakan ayam petelur.
Ketua Kelompok Peternak Mufakat Sajan, Dedi Iswandi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada kelompoknya. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung pengembangan usaha peternakan yang dikelola masyarakat.
"Bantuan ini pastinya sangat bermanfaat bagi kami. Mudah-mudahan Allah memudahkan segala urusan Bapak Jamaluddin di parlemen dalam memperjuangkan asa masyarakat," ucap Dedi, didampingi Keuchik Blang Raja, Teuku Faisal.
Setelah mengunjungi kelompok peternak, Jamaluddin melanjutkan peninjauan ke Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Pante Cermin, Kecamatan Babahrot, yang dikelola Kelompok Tani (KT) Tuah Harapan Baru.
Di lokasi tersebut, ia melihat langsung proses penyemaian dan pembibitan sebanyak 30 ribu batang tanaman. Bibit yang dikembangkan meliputi petai, durian, jengkol, alpukat, dan pala.
Dari Kecamatan Babahrot, rombongan bertolak ke Kecamatan Kuala Batee untuk menyerahkan bantuan traktor tangan (hand tractor) kepada Kelompok Tani Tunas Baru di Desa Alue Pisang. Bantuan tersebut diterima Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Jamaris, bersama anggota kelompok.
Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berlanjut ke Desa Ladang, Kecamatan Susoh. Di lokasi ini, Jamaluddin menyerahkan mesin tanam padi kepada Kelompok Tani Beusabe Rata untuk mendukung kegiatan budi daya padi, khususnya dalam mempermudah proses penanaman.
Selain sektor pertanian, Jamaluddin juga meninjau usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Kelompok Ujong Beusaree di Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh.
Jamaluddin menilai sektor pertanian dan peternakan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di daerah yang sebagian besar warganya menggantungkan penghasilan pada kedua sektor tersebut.
Karena itu, ia berharap berbagai bantuan yang telah disalurkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok penerima manfaat, meringankan beban kerja petani, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
"Oleh karena itu, pemanfaatan dan keberlanjutan program yang telah kita perjuangkan ini harus menjadi perhatian bersama. Semoga bermanfaat," tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan dan keberlanjutan program agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi terus memberikan dampak positif bagi penerima manfaat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, program yang diperjuangkan Jamaluddin Idham untuk masyarakat Abdya akan berlanjut melalui penyaluran bantuan lainnya. Bantuan tersebut meliputi pembangunan irigasi tersier di 10 titik lokasi, irigasi perpompaan (irpom), serta irigasi perpipaan (irpip) yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Jamaluddin untuk mengawal program yang diperjuangkan di tingkat pusat sekaligus mendorong penguatan sektor produktif masyarakat, baik pertanian maupun peternakan. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya.

















































































