Ikuti Kami

Bang Dhin Apresiasi Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour: Bagian Penting Pendidikan Politik

“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini, tentu ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta sekolah politik.”

Bang Dhin Apresiasi Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour: Bagian Penting Pendidikan Politik
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Syaripuddin.

Kalsel, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Syaripuddin, mengapresiasi kegiatan Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour yang diselenggarakan Yayasan Generasi Pelajar Kreatif (Creative Student Home) dengan mengunjungi Rumah Banjar.

Kegiatan ini dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan pendidikan politik kepada generasi muda sekaligus memperkenalkan peran dan fungsi lembaga legislatif.

“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini, tentu ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta sekolah politik,” kata Syaripuddin Jumat (9/10/2026).

Ia berharap kegiatan serupa dapat mendorong semakin banyak anak muda, baik dari kalangan Generasi Z maupun milenial, untuk terlibat aktif dalam dunia politik dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Ia mengharapkan mudah-mudahan ke depan akan banyak anak-anak muda yang bisa terjun dan masuk ke dunia politik, baik dari seluruh Gen Z dan milenial, sehingga ini bisa mewarnai politik Kalimantan Selatan ke depan.

Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan tersebut bertujuan memberikan edukasi langsung mengenai sistem demokrasi, kedudukan DPRD, serta tiga fungsi utama lembaga legislatif, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Kedatangan rombongan peserta diterima Syaripuddin sebagai narasumber, didampingi jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan tersebut memaparkan materi bertajuk “DPRD: Lembaga Legislatif di Era Demokrasi Modern”. Ia menjelaskan dinamika proses politik di lembaga legislatif, mulai dari tugas dan fungsi DPRD, mekanisme pembahasan, jumlah anggota dewan, hingga pembagian fraksi dan komisi.

Syaripuddin juga menekankan pentingnya peran aktif generasi muda yang mendominasi komposisi pemilih saat ini. Menurutnya, anak muda tidak seharusnya hanya menjadi objek politik, tetapi perlu mengambil peran sebagai subjek yang kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah.

Selain membahas fungsi legislatif, ia menyoroti sejumlah persoalan strategis di Kalimantan Selatan, antara lain ketergantungan terhadap sektor ekstraktif, persoalan lingkungan dan mitigasi banjir, kesenjangan pembangunan wilayah hulu dan hilir, serta kesiapan Kalimantan Selatan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia turut menekankan pentingnya transparansi, keterbukaan informasi, dan penguatan partisipasi publik dalam proses pembangunan. Upaya tersebut, menurutnya, dapat diperkuat melalui kolaborasi antara DPRD, perguruan tinggi, sekolah atau OSIS, komunitas atau organisasi kepemudaan (OKP), serta media.

Perwakilan panitia pelaksana menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan dukungan pimpinan serta anggota DPRD Kalsel yang telah memfasilitasi ruang pembelajaran langsung bagi pelajar dan mahasiswa.

Melalui kegiatan Parliament Tour ini, diharapkan sinergi antara lembaga legislatif dan generasi muda Banua semakin kuat, sehingga dapat mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas serta menjaga kualitas demokrasi di Kalimantan Selatan pada masa mendatang.

Quote