Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau akrab disapa Bang Dhin, mendorong mahasiswa memahami pentingnya menentukan prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, keterbatasan anggaran dan sumber daya menuntut pemerintah menyusun program berdasarkan kebutuhan serta manfaat terbesar bagi masyarakat.
“Anggaran terbatas, sehingga program dengan dampak terbesar bagi masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut saat menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari di DPRD Kalsel, dikutip Selasa (6/10/2026).
Bang Dhin memaparkan perspektif mengenai perencanaan pembangunan daerah, termasuk mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) melalui pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) serta kebijakan pemerintah melalui pendekatan dari atas ke bawah (top-down).
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap proses perencanaan pembangunan menjadi hal penting bagi mahasiswa sebagai bekal untuk mengetahui bagaimana kebijakan daerah disusun, dibahas, hingga akhirnya ditetapkan.
Menurut Bang Dhin, proses perencanaan pembangunan tidak terlepas dari kemampuan pemerintah dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menetapkan program yang memiliki tingkat urgensi serta manfaat yang tinggi.
Diskusi bersama mahasiswa berlangsung interaktif dengan membahas sejumlah isu pembangunan daerah, di antaranya infrastruktur, ketahanan pangan, pendidikan, serta pelayanan publik.
Bang Dhin menekankan bahwa keterbatasan anggaran membuat setiap program pembangunan harus disusun secara terukur dan berdasarkan skala prioritas. Dengan demikian, sumber daya yang tersedia dapat diarahkan pada program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami pembangunan dari sisi teori, tetapi juga mengetahui proses dan dinamika penyusunan kebijakan di tingkat daerah. Pemahaman tersebut dinilai penting agar generasi muda dapat ikut mengawal sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

















































































