Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang berkeinginan maju sebagai calon Wakil Bupati Ponorogo untuk memperkuat konsolidasi dan membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain.
Menurut Kanang, langkah tersebut penting agar kader yang disiapkan partai memiliki dukungan politik yang memadai sebelum menghadap pimpinan partai untuk membicarakan pencalonan.
Kanang mengungkapkan, sejauh ini sudah ada sekitar lima calon kandidat yang bersilaturahmi dengannya untuk membicarakan peluang menjadi Wabup Ponorogo.
“Ada lima-lah. Saya tidak sebut nama,” ujar Kanang, usai melakukan reses di Kafe Planet Warrock, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, dikutip Sabtu (17/10/2026).
Ia menyarankan, para calon kandidat terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan parpol yang berpotensi memberikan dukungan. Dengan demikian, ketika menghadap pimpinan Partai, mereka sudah memiliki modal komunikasi dan kesepahaman politik yang lebih kuat.
“Banyak yang berkehendak menjadi wakil bupati. Saran saya hanya satu, rangkai dulu partai-partai lain yang mungkin bisa sepakat, baru menghadap kita,” tegasnya.
Kanang menegaskan, konsolidasi menjadi bagian penting dalam proses pencalonan. Sebab, membangun kesepakatan politik lintas partai membutuhkan komunikasi yang intensif serta kemampuan menyatukan berbagai kepentingan.
“Merangkai itu tidak gampang. Ada tuntutan politik, materiil dan sebagainya,” tambah Kanang.
Meski demikian, legislator PDI Perjuangan itu menyatakan, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu tetap terbuka terhadap peluang kadernya untuk mengisi posisi Wabup Ponorogo.
Menurut dia, Partai memiliki ruang untuk menyiapkan kader terbaik, selama kandidat tersebut juga mampu membangun penerimaan dari partai-partai lain.
“Walaupun banyak partai, kalau wakilnya dari PDIP, itu bisa saja. Kita respons positif. Kita tidak salah kalau menyiapkan orang-orang kita,” katanya.
Ia juga menambahkan, kader yang disiapkan tidak cukup hanya memiliki keinginan untuk maju, tetapi juga perlu mengupayakan dukungan yang luas. Penerimaan lintas partai dinilai akan mempermudah proses politik ketika memasuki tahapan pengisian jabatan.
Lebih lanjut, ia menyebut potensi Wabup Ponorogo dari kader Banteng berada di kisaran 50:50, sehingga diperlukan komunikasi dan konsolidasi yang matang sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Kandidat perempuan bisa saja, yang penting itu tadi, konsolidasi itu perlu, penting,” pungkas dia.

















































































