Ikuti Kami

Papua Tengah Bantu Alkes dan Dana Kesehatan di Puncak

Ketersediaan fasilitas medis yang memadai diperlukan agar masyarakat tidak terkendala ketika membutuhkan penanganan kesehatan

Papua Tengah Bantu Alkes dan Dana Kesehatan di Puncak
Pihak RSUD Ilaga saat menerima simbolis dana "Ko Harus Sehat" dari Pemprov Papua Tengah - Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

Nabire, Gesuri.id - Pemerintah Provinsi Papua Tengah membantu alat kesehatan (alkes) dan dana pendukung layanan kesehatan senilai Rp2 miliar untuk meningkatkan pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Puncak.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Selasa (29/9/2026), mengatakan bantuan tersebut bagian dari komitmen pemerintah daerah meningkatkan layanan kesehatan dasar, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

“Ketersediaan fasilitas medis yang memadai diperlukan agar masyarakat tidak terkendala ketika membutuhkan penanganan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Ia mengatakan RSUD dan puskesmas harus dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal sehingga tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan lebih cepat dan membantu menyelamatkan pasien.

Selain alat kesehatan, Pemprov Papua Tengah menyalurkan dana program Ko Harus Sehat sebesar Rp2 miliar untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Puncak.

Pemerintah provinsi menilai pemenuhan sarana kesehatan perlu diikuti pemanfaatan fasilitas secara optimal oleh rumah sakit dan puskesmas agar dukungan tersebut berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan.

Peningkatan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan medis bagi masyarakat di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T), termasuk melalui penguatan fasilitas serta dukungan pembiayaan pasien yang membutuhkan.

Kepala Tata Usaha RSUD Ilaga Yosepina Telengen mengatakan bantuan tersebut mencakup dukungan untuk renovasi gedung radiologi dan ruang rawat inap RSUD Ilaga serta pembiayaan pelayanan pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

Ia menjelaskan dana Ko Harus Sehat terdiri atas Rp1,5 miliar pada 2025 dan Rp500 juta pada 2026. Dana tersebut untuk membiayai pasien darurat dan rujukan pasien orang asli Papua (OAP) kurang mampu.

Dukungan pembiayaan juga mencakup transportasi pasien dan rujukan keluar daerah ketika fasilitas kesehatan di Kabupaten Puncak belum mampu menangani kondisi medis tertentu.

Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan alat kesehatan dan dukungan renovasi fasilitas RSUD Ilaga karena dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Puncak.

Quote