Ikuti Kami

Bawa Aspirasi Umat Buddha di Temanggung, Wibowo Perjuangkan Bantuan Rehabilitasi 7 Vihara

Wibowo menekankan pentingnya perhatian yang setara tanpa memandang latar belakang keyakinan.

Bawa Aspirasi Umat Buddha di Temanggung, Wibowo Perjuangkan Bantuan Rehabilitasi 7 Vihara
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo.

Temanggung, Gesuri.id — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo, menyalurkan bantuan aspirasi rehabilitasi dan renovasi untuk tujuh vihara di Kabupaten Temanggung pada tahun 2026. 

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menghadirkan keadilan dan kenyamanan sarana ibadah bagi seluruh pemeluk agama di Indonesia.

​Penyerahan bantuan dipusatkan di Vihara Avalokitesvara, Dusun Mulyosari, Desa Gandon, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. 

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Acara ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama, pengurus vihara, penyuluh agama Buddha, serta perwakilan umat dari berbagai wilayah di Temanggung.

​Adapun tujuh rumah ibadah penerima bantuan aspirasi tersebut meliputi Vihara Loka Dhammasanti, Vihara Avalokitesvara, Vihara Heto Giri Loka, Vihara Surya Dhamma, Vihara Dhamma Sikhi, Vihara Surya Putra, dan Vihara Prajna Karuna Loka.

​Wibowo menegaskan bahwa bantuan pembenahan sarana ibadah ini berlandaskan pada komitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat agar dapat beribadah secara layak, aman, dan nyaman.

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI yang bermitra dengan Kementerian Agama, ia menekankan pentingnya perhatian yang setara tanpa memandang latar belakang keyakinan.

​"Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Agama, saya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi seluruh umat beragama tanpa membedakan keyakinan. Negara harus hadir secara adil dan memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh warga negara," ujar Wibowo.

​Lebih lanjut, Wibowo menjelaskan bahwa peran rumah ibadah tidak terbatas pada bangunan fisik semata, melainkan juga berfungsi sebagai pusat pembinaan moral, penanaman nilai kebajikan, dan penguatan hubungan sosial antarwarga.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​"Ketika kita membantu memperbaiki rumah ibadah, sesungguhnya kita juga sedang merawat kehidupan beragama dan memperkuat persaudaraan kebangsaan. Rumah ibadah yang baik diharapkan dapat menjadi pusat tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial," ungkapnya.

​Di akhir penyampaiannya, Wibowo menyoroti pentingnya menjaga keberagaman di Kabupaten Temanggung melalui tindakan konkret, bukan sekadar seremonial belaka. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama hanya bisa tercipta ketika setiap warga saling menghormati dan mendukung satu sama lain.

​"Toleransi tidak cukup hanya diucapkan dalam pidato atau diperingati dalam acara seremonial. Toleransi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari—ketika kita saling menghormati, saling membantu, dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara untuk menjalankan keyakinannya," tegas Wibowo.

Quote