Ikuti Kami

Inovasi Reses Anggota DPRD Garut: Buka Posko Layanan Publik Terpadu untuk Selesaikan Masalah BPJS Kesehatan

​Yudha menegaskan bahwa fungsi reses tidak boleh berhenti pada pencatatan masalah saja, tetapi harus dibarengi dengan aksi nyata di lapangan

Inovasi Reses Anggota DPRD Garut: Buka Posko Layanan Publik Terpadu untuk Selesaikan Masalah BPJS Kesehatan

​Garut, Gesuri.id — Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengemas kegiatan penyerapan aspirasi (reses) dengan cara yang tak biasa di Hotel Augusta, Tarogong Kaler, Kamis (8/10). 

Alih-alih sekadar menampung keluhan secara lisan, ajang tatap muka bersama konstituen tersebut disulap menjadi posko pelayanan publik terpadu lintas instansi.

​Reses yang menghadirkan perangkat desa dari Kecamatan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Leles, dan Kadungora ini menyoroti sejumlah isu krusial. Salah satu topik utama yang paling banyak dikeluhkan adalah penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) akibat kekeliruan pendataan tingkat kesejahteraan (desil ekonomi).

Baca: Soal Pertimbangan MK Terkait Ijazah Gibran, Ganjar Pranowo 

​Demi menghadirkan solusi cepat, Yudha memboyong langsung jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut ke lokasi acara. 

Forum ini dimanfaatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk menyosialisasikan tata cara verifikasi data, sekaligus memetakan kendala warga prasejahtera yang mendadak terdata masuk kelompok desil tinggi sehingga kehilangan hak BPJS gratis.

​Yudha menegaskan bahwa fungsi reses tidak boleh berhenti pada pencatatan masalah saja, tetapi harus dibarengi dengan aksi nyata di lapangan.

​"Sambil dicari solusinya, ternyata ada warga miskin yang masuk ke desil tinggi. Nanti kita carikan jalan keluar agar yang bersangkutan tetap bisa mendapatkan BPJS gratis," ujar Yudha di sela-sela kegiatan.

​Melalui skema kolaborasi ini, warga yang hadir dapat langsung mengurus berbagai dokumen dan kebutuhan dasar di tempat secara gratis:

- ​Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil): Membuka layanan pembaruan Kartu Keluarga, perekaman dan pencetakan e-KTP, pembuatan akta kelahiran, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang menjadi syarat vital pemutakhiran data PBI BPJS.

Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP

- ​Dinas Kesehatan: Menyediakan fasilitas Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga.

- ​PMI Kabupaten Garut: Menggelar aksi kemanusiaan donor darah di lokasi.

​"Jadi kegiatan reses hari ini kita berkolaborasi dengan beberapa SKPD. Intinya semaksimal mungkin melayani masyarakat Garut," tutur Yudha.

​Langkah memadukan penyerapan aspirasi dengan pelayanan langsung ini menjadi terobosan baru untuk memangkas jalur birokrasi. Dengan menghadirkan instansi teknis secara langsung, kendala administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan warga prasejahtera di empat kecamatan tersebut diharapkan dapat terurai lebih cepat.

Quote