Ikuti Kami

Soroti Dampak Kabut Asap, Anggota Komisi XII DPR Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, persoalan operasional kerap menjadi kendala di daerah.

Soroti Dampak Kabut Asap, Anggota Komisi XII DPR Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan
Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto

Palangka Raya, Gesuri.id — Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, menyoroti kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dinilainya sangat memprihatinkan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia mendesak pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah cepat dan terukur, termasuk mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar menetapkan status bencana sesuai dengan hasil kajian di lapangan.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

"Saya menilai penanganan karhutla perlu dievaluasi secara menyeluruh, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana pemadaman. Selain itu, pengadaan mobil pemadam kebakaran tidak akan optimal apabila tidak didukung ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan anggaran operasional yang memadai," ujar Sigit, Rabu (14/10/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, persoalan operasional kerap menjadi kendala di daerah.

Pembelian armada pemadam sering kali tidak diimbangi dengan ketersediaan BBM yang memadai, sementara pembiayaannya justru dibebankan kepada pemerintah daerah sehingga penanganannya menjadi tidak maksimal.

Selain penguatan upaya pemadaman, mantan Ketua DPRD Kota Palangka Raya ini menekankan pentingnya perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak. Sigit berharap Kementerian Kesehatan turut mengambil peran aktif dengan memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, sarana medis, serta ketersediaan obat-obatan.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo 

"Sekarang kami berharap Kementerian Kesehatan turut turun tangan. Sarana dan prasarana serta obat-obatan harus dipersiapkan. Pemerintah harus sesegera mungkin mengambil langkah-langkah cepat," tegas mantan Ketua Umum ADEKSI periode 2020–2025 tersebut.

Pria yang akrab disapa SKY itu menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. 

Ia berharap koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dapat segera diperkuat agar penanggulangan karhutla serta perlindungan kesehatan warga di Kalimantan Tengah berjalan efektif.

Quote