Ikuti Kami

Emanuel Kolfidus: Frans Lebu Raya Adalah Guru Politik Sejati

"Saya mulai mengenal Pak Frans saat masuk GMNI Kupang. Tahun 1994, beliau sudah alumni".

Emanuel Kolfidus: Frans Lebu Raya Adalah Guru Politik Sejati
Alm, Frans Lebu Raya (paling kiri) dan Emanuel Kolfidus (kedua dari kiri). (Istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan asal NTT yang saat ini duduk di Kursi DPD Provinsi, Emanuel Kolfidus turut mengenang perjalanan karier politiknya saat ditempa oleh Frans Lebu Raya semenjak Eman berstatus mahasiswa dan aktif di GMNI Cabang Kupang. 

Baca: PDI Perjuangan Berduka, Frans Lebu Raya Sosok Pejuang Partai

Diketahui, Frans Lebu Raya yang merupakan mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) tutup usia pada Minggu (19/12) di RSUP Sangla, Bali. 

"Saya mulai mengenal Pak Frans saat masuk GMNI Kupang. Tahun 1994, beliau sudah alumni, sedang menjadi dosen dan Direktur Yayasan, yakni Yayasan Masyarakat Sejahtera," cerita Eman Kolfidus kepada media ini, Selasa (21/12) sore. 

Menurutnya, Frans Lebu Raya adalah orang yang sangat simpatik, murah senyum, bersahaja, memiliki wawasan yang luas dan visioner. 

Pak Frans, lanjutnya, adalah pribadi pekerja keras dan sangat percaya diri. 

"Sebagai junior saya sering bertandang ke kediaman beliau supaya mengorek berbagai ilmu dari beliau melalui diskusi. Salah satu yang saya petik adalah soal keteguhan sikap," terangnya. 

Saat beliau memutuskan terjun politik di PDI, langsung berhadapan dengan turbulensi politik Kongres Medan, dilanjutkan KLB Surabaya. Beliau teguh memilih berada bersama Ibu Megawati Soekarnoputri. 

"Banyak orang masih ragu, tetapi beliau mengajak kami untuk yakin dengan pilihan itu, hingga terbentuklah arus perjuangan Pro Mega NTT hingga PDI Perjuangan NTT. Beliau menjadi tokoh peletak dasar dan penggerak PDI Perjuangan di NTT," katanya. 

Dari Keteguhan hati itu, lanjut Eman, akhirnya membuahkan kiprah politik yang hebat. Satu momentum penting,  khusus bagi Eman adalah saat Konferda PDI Perjuangan NTT, tahun 2000 di Ende, saat itu Frans Lebu Raya terpilih menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan NTT. 

"Beliau mengajak saya menjadi Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan NTT. Saya menyanggupi dan akhirnya terus bersama beliau sampai dengan saya dipilih  Pak Frans menjadi Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan sejak 2005 hingga 2019 (3 periode) dan sayapun terpilih kembali menjadi wakil sekretaris pada periode 2019-2024 (4 periode) menjadi pengurus provinsi," ungkap Eman. 

Baca: Lebu Raya Berpulang, Ungkapan Duka dari Saudi Arabia

Dari kisah perjalanan hidup Eman Kolfidus bersama Frans Lebu Raya, banyak hal yang menurut Eman pantas dan layak bahwa Frans Lebu Raya adalah pemimpin dan guru politik yang menjadi teladan para pemimpin di NTT. 

"Beliau saya pandang sebagai  pemimpin yang mengayomi (nasionalis), teliti dalam bekerja, pekerja keras, beliau sangat senang berkunjung ke desa-desa. Selain kesederhanaan dan kerendahan hati, beliau juga seorang  motivator ulung. Selamat jalan Bapak, Abang Frans Lebu Raya, kenangan dan jasa-jasamu akan kami patrikan dan perjuanganmu akan kami teruskan," tutup Eman.

 

Kontributor: yogen.

Quote