Ikuti Kami

Wanto Sugito Tekankan Tiga Pilar PDI Perjuangan Banten Harus Berpihak ke Rakyat Marhaen

Wanto mengingatkan bahwa kerja-kerja politik partai harus berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.

Wanto Sugito Tekankan Tiga Pilar PDI Perjuangan Banten Harus Berpihak ke Rakyat Marhaen
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Banten, Wanto Sugito.

Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten menekankan pentingnya komitmen seluruh kader dalam memaknai esensi kemerdekaan Republik Indonesia. Kader yang menduduki posisi strategis diminta untuk secara nyata berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.

​Pesan tegas tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Banten, Wanto Sugito, dalam pengarahannya kepada seluruh jajaran partai, Senin (17/8).

Ia mengingatkan bahwa kerja-kerja politik partai harus berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Wanto menginstruksikan seluruh elemen partai yang tersebar di berbagai tingkatan untuk bergerak dalam satu barisan. Tiga pilar utama partai—yakni struktural, legislatif, dan eksekutif—diminta untuk hadir secara nyata di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

​"Kita yang hari ini menjabat di tiga pilar partai, baik yang ada di dalam struktural partai, legislatif partai, maupun eksekutif partai, harus mengisi kemerdekaan dengan menunjukkan bahwa tiga pilar ini keberpihakannya jelas terhadap rakyat marhaen," ujar Wanto Sugito.

​Menurut Wanto, peringatan kemerdekaan bukan sekadar agenda rutin atau perayaan seremonial saban tahun. Lebih dari itu, generasi penerus bangsa memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

​"Itulah esensi dari kemerdekaan. Kita tidak hanya mewarisi untuk memperingati kemerdekaan, tetapi kita mewarisi isinya," tegas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Banten tersebut di hadapan para kader.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Ia menyederhanakan makna kemerdekaan dalam bentuk kemudahan akses pelayanan publik sehari-hari yang berhak dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Wujud kemerdekaan nyata harus hadir di sektor-sektor mendasar seperti kesehatan dan pendidikan.

​"Kemerdekaan adalah ketika rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah, ketika rakyat mendapatkan pelayanan pendidikan dengan mudah, dan ketika rakyat mendapatkan pelayanan-pelayanan yang lainnya lebih mudah. Itulah semangat dari kemerdekaan ketika para pahlawan merebut kemerdekaan bangsa ini. Itulah warisan api yang harus kita jalankan sebagai tanggung jawab kader-kader ideologis partai. Dirgahayu Republik Indonesia," pungkasnya.

Quote