Ikuti Kami

Tjahjo Bersyukur Masyarakat Maybrat Papua Barat Berdamai

Inisiasi perdamaian datang bukan dari keinginan pemerintah pusat, tetapi dari para tetua adat.

Tjahjo Bersyukur Masyarakat Maybrat Papua Barat Berdamai
Mendagri Tjahjo Kumolo menyaksikan prosesi perdamaian adat masyarakat Maybrat sekaligus mencanangkan Kumurkek sebagai ibu kota Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Rabu (3/10).

Maybrat, Gesuri.id - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri acara perdamaian adat masyarakat Maybrat sekaligus pencanangan Kumurkek sebagai ibu kota kabupaten Maybrat, Papua Barat, Rabu (3/10). 

Baca: Penetapan Ibu Kota Kabupaten Maybrat, Tjahjo Sambangi ORI

Dalam kesempatan itu Tjahjo bersyukur inisiasi perdamaian datang bukan dari keinginan pemerintah pusat, tetapi datang dari keinginan para tetua adat dan masyarakat Maybrat sendiri. 

"Adanya rekonsiliasi ini bukan keinginan pemerintah pusat, tapi ini keinginan ketua adat, pimpinan adat yang ada di Maybrat," kata Tjahjo.

Tjahjo pun mengingatkan, bahwa terbentuknya Kabupaten Maybrat merupakan keinginan masyarakat. Dengan demikian kunci menyelesaikan setiap perbedaan adalah persatuan dan gotong royong antarmasyarakat. 

Ia bahkan berharap Maybrat bisa lebih maju dari Sorong. "Pak Gubernur, Pak Bupati harus dengarkan ketua adat dan tokoh adat untuk membangun Maybrat ini. Setiap keputusan pembangunan, harus berdialog. Dengarkan aspirasi masyarakat adat. Pak Bupati dan Wakil Bupati dan Pak Sekda serta seluruh masyarakat yang menyaksikan, mari kita harus buat yang terbaik," ujarnya.

Tjahjo juga mengingatkan, bahwa pemerintah daerah itu tidak hanya kepala daerah dan DPRD. Tapi juga ada Kapolda dengan jajarannya sampai yang terbawah. Ada Panglima Kodam sampai Babinsa. Ada Kejati dan Kajari. Ini bagian tak terpisahkan dari Pemda. 

Di samping itu Tjahjo mengucapkan terimakasih karena telah dinobatkan sebagai bobot atau tetua adat masyarakat Maybrat. Baginya ini sebuah kehormatan dan berarti kini ia sudah jadi keluarga besar masyarakat Maybrat. 

Tjahjo berjanji akan kembali berkunjung ke Maybrat. "Bagi saya hari, hari yang bahagia bagi kita. Kuncinya, masyarakat adat punya semangat bersatu, untuk percepat pembangunan," ujarnya.

Baca: Tjahjo Akan Hadiri Perdamaian Adat Penyelesaian Maybrat

Tidak lupa, Tjahjo menyampaikan salam hormat dari Presiden Jokowi. Menurutnya, Presiden sangat menaruh perhatian kepada perkembangan dan pembangunan di Papua.

“Buktinya, sudah delapan kali Presiden Jokowi berkunjung ke tanah Papua. Itu adalah bukti komitmen nyata, bahwa kepala negara ingin membangun Papua,” tuturnya.

Quote