Ikuti Kami

Insiden Keracunan Massal MBG di Tembok Dukuh, Didik Beldex Desak Investigasi Menyeluruh

Insiden Keracunan Massal MBG di Tembok Dukuh, Didik Beldex Desak Investigasi Menyeluruh

Insiden Keracunan Massal MBG di Tembok Dukuh, Didik Beldex Desak Investigasi Menyeluruh
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Tri Didik Adiono.

Surabaya, Gesuri.id – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Tri Didik Adiono, S.Sos., menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan. Para korban diduga mengalami keracunan usai menyantap menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Pria yang akrab disapa Didik Beldex ini meminta pemerintah kota dan pihak terkait untuk bergerak cepat, baik dalam penanganan medis para korban maupun pengusutan tuntas penyebab insiden tersebut.

​“Ini harus menjadi perhatian serius. Keselamatan dan kesehatan anak-anak wajib menjadi prioritas utama. Saya meminta pihak terkait segera melakukan investigasi secara menyeluruh dan transparan,” tegas Didik,  Senin (11/5).

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Didik menekankan bahwa pengawasan terhadap kualitas makanan dalam program MBG tidak boleh main-main. Menurutnya, standar kelayakan harus dipastikan mulai dari proses pengolahan, kebersihan dapur, hingga distribusi ke tangan siswa.

​Ia menyayangkan insiden ini terjadi di tengah program yang sebenarnya memiliki tujuan mulia untuk memenuhi gizi anak bangsa.

​“Program ini sangat baik, namun pelaksanaannya harus diawasi secara ketat agar tidak justru membahayakan kesehatan siswa. Jangan sampai kejadian ini mencoreng nama baik Surabaya yang selama ini dikenal memiliki pelayanan publik yang unggul,” ujarnya.

​Lebih lanjut, Didik mendesak adanya evaluasi total terhadap vendor atau pihak penyedia makanan. Ia meminta para korban mendapatkan penanganan medis maksimal tanpa terkecuali.

​“Semua pihak harus serius melakukan evaluasi dan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan,” tambahnya.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

​Kondisi Korban Terkini

​Berdasarkan data sementara, insiden ini berdampak pada sejumlah sekolah di kawasan Tembok Dukuh, di antaranya:

- ​SD Tembok Dukuh

- ​SD Pancasila

- ​SD Aletheia

- ​SMP Islam

- ​SD Raden Saleh Wijaya

​Dari total korban yang terdampak, dilaporkan 104 siswa telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Namun, masih terdapat satu siswa dalam masa observasi dan tiga siswa lainnya harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan setempat.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman laboratorium untuk mengungkap penyebab pasti kontaminasi makanan dalam program tersebut.

Quote