Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H.KRH. Henry Yosodiningrat, SH. MH. mengatakan keamanan di Gedung Parlemen jauh lebih longgar dibandingkan dengan gedung perkantoran maupun hotel bintang 5 yang ada di Jakarta. Hal ini merupakan komentarnya terkait dengan kasus peluru nyasar di Gedung DPR.
"Gedung DPR ini termasuk objek vital yang pengamanannya harus ditingkatkan. Saya masuk ke Gedung Kompas ini relatif standart operating prosedurnya (SOP) lebih sulit dibandingkan Gedung DPR. DPR itu sangat-sangat longgar," ujar Henry di salah satu acara televisi di Jakarta, Kamis (18/10).
Henry berharap keamanan di Gedung Parlemen dapat ditingkatkan lagi. Sehingga bisa menghindari kejadian serupa maupun yang lebih buruk lagi bisa terjadi.
"Kita sadar bahwa itu rumah rakyat, karena rumah rakyat itu lah rakyat juga menginginkan agar wakil-wakil rakyar yang ada di sana merasa nyaman," ucap Henry.
Ditanya perihal pemasangan kaca anti peluru ataupun relokasi lapangan tembak, Wakil Ketua bidang hukum, Etika dan Disiplin Perbakin ini meminta agar tidak terburu-buru mengambil tindakan.
"Jangan terlalu cepat ya. Kita tunggu dulu hasil kerja dari Polri dalam penyidikan dan pengembangan. Biarkan seperti ini, yang penting sistem pengamanan di gedung DPR yang perlu ditingkatkan," katanya.
Henry juga mengimbau agar masyarakat tidak cepat panas dan termakan isu-isu politik.
"Saya berharap kepada masyarakat agar tidak termakan dengan gerakan politik yang mempolitisir," tambahnya.

















































































