Ikuti Kami

Turun ke Krayan, Bupati Nunukan Segera Perbaiki Lima Titik Jalan Rusak

Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan langkah penanganan sementara dengan memperbaiki lima titik jalan yang dinilai menghambat akses warga

Turun ke Krayan, Bupati Nunukan Segera Perbaiki Lima Titik Jalan Rusak
Bupati bersama Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan Rian Antoni, Kapolres Nunukan, personel Satgas Pamtas, para camat, jajaran Forkopimcam serta Ketua LPDKT melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat di Kryan Barat - Foto: Pemkab Nunukan

Nunukan, Gesuri.id - Persoalan akses jalan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Nunukan saat Bupati Nunukan melakukan peninjauan langsung sejumlah ruas jalan di wilayah Krayan, Sabtu (15/8/2026).

Peninjauan dilakukan setelah pelaksanaan gladi bersih persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati bersama Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan Rian Antoni, Kapolres Nunukan, personel Satgas Pamtas, para camat, jajaran Forkopimcam serta Ketua LPDKT melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Salah satu ruas yang ditinjau adalah Jalan Lingkar Lembudud, Krayan Barat menuju Long Layu, Krayan Selatan.

Di sejumlah titik, kondisi badan jalan mengalami kerusakan dan berlumpur sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan langkah penanganan sementara dengan memperbaiki lima titik jalan yang dinilai menghambat akses warga.

“Ada lima titik yang akan kita perbaiki sementara oleh pemerintah daerah, yaitu perbaikan badan jalan. Kemudian kita membuat parit umum. Ini kemarin semua lumpur sehingga masyarakat kita terputus aksesnya,” ujar Bupati Nunukan.

Bupati menargetkan penanganan sementara tersebut dapat dilakukan dalam waktu sekitar satu minggu.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat kembali memiliki akses yang lebih aman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas antarwilayah dan distribusi kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan dalam waktu satu minggu ke depan ini akan selesai yang akan diintervensi oleh pemerintah daerah,” katanya.

Namun, Bupati menegaskan penanganan lima titik tersebut merupakan langkah awal, untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur secara lebih menyeluruh, diperlukan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Pemerintah daerah berencana mendorong rapat koordinasi yang melibatkan dinas pekerjaan umum serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten dan provinsi.

“Kami berharap pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten nanti melakukan rapat koordinasi antara PU, BPBD daerah dan provinsi. Harapan kita bisa diakomodir dan dilaksanakan kegiatan sebanyak 13 titik ruas jalan,” jelasnya.

Bagi pemerintah daerah, penanganan akses jalan di Krayan bukan hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan.

Perbaikan lima titik dalam waktu dekat diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka kembali akses masyarakat, sembari menunggu penanganan yang lebih luas melalui sinergi pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.

Quote