Ikuti Kami

Musancab Jaktim, Dwi Rio Sambodo: PDI Perjuangan Harus Jadi Bintang Penuntun Masalah Rakyat

Partai berdiri untuk menjawab masalah rakyat; mulai dari pangan, sembako, pelayanan kesehatan, hingga masalah penggusuran.

Musancab Jaktim, Dwi Rio Sambodo: PDI Perjuangan Harus Jadi Bintang Penuntun Masalah Rakyat
Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo, dalam Rapat Gabungan bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting se-Jakarta Timur - Foto: Jakartanews.id

Jakarta, Gesuri.id - Semangat dan cita-cita Bung Karno satu abad lalu tetap menjadi ruh perjuangan PDI Perjuangan untuk menjadi partai pelopor yang terdepan dalam menjawab persoalan rakyat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo, dalam Rapat Gabungan bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting se-Jakarta Timur di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Jaktim, Jalan H. Naman, Duren Sawit, Kamis (26/3/2026).

“Partai berdiri untuk menjawab masalah rakyat; mulai dari pangan, sembako, pelayanan kesehatan, hingga masalah penggusuran. Karena itu, partai tidak boleh steril dari persoalan kehidupan sehari-hari masyarakat,” tandas Rio dikutip dari Jakartanews.id.

Musancab Jaktim: Setia Menempuh Jalan Rakyat
Rio menjelaskan bahwa Musyawarah Anak Cabang (Musancab) akan digelar pada Minggu, 29 Maret 2026, dengan mengusung tema: “Setia Menempuh Jalan Rakyat”.

Agenda ini akan dihadiri oleh jajaran PAC dan pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) Ranting PDI Perjuangan se-Jakarta Timur. Acara dibagi menjadi dua sesi:

Sesi Pertama: Meliputi wilayah PAC Cakung, Pulogadung, Matraman, Ciracas, dan Makasar.

Sesi Kedua: Meliputi wilayah PAC Jatinegara, Duren Sawit, Kramat Jati, Cipayung, dan Pasar Rebo.

Esensi Partai Revolusioner
Lebih lanjut, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta ini mengingatkan bahwa esensi partai politik adalah keberpihakan. Mengutip Bung Karno, Rio menyebut partai politik sebagai “bintang penuntun” atau organisasi yang revolusioner.

“Musancab ini adalah sarana untuk memperkuat partai yang progresif, bukan anti-rakyat. Jika ada rakyat Marhaen yang tergusur, selama posisinya benar, kita harus bela sampai kapan pun. Itulah intisarinya,” tegasnya.

Rio juga menekankan pentingnya doktrin Gertak (Gerakan Tangguh dan Kuat) sebagai pedoman kader, yang mencakup tiga pilar utama: konsolidasi rapat partai, turun ke bawah (turba), dan pencapaian target perjuangan.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Lukman Hakim, menambahkan bahwa Musancab ini akan dipandu langsung oleh utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DKI Jakarta.

Sejumlah tokoh DPD yang dijadwalkan memimpin sidang antara lain Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai Eko Witjaksono, Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Ndita Herry Pramana, Wakil Ketua Bidang Politik Marianne Suhita Dewi, serta Wakil Ketua Bidang Keagamaan H. Rasyidi.

Quote