Surabaya. Gesuri.id – Gelaran Soekarno Cup 2026 berakhir meriah. Atraksi ratusan drone menghiasi langit Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026) malam, seusai Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara setelah menaklukkan Banteng Bali melalui drama adu penalti dengan skor 5-3.
Atraksi drone menjadi salah satu puncak kemeriahan penutupan turnamen. Di atas stadion, formasi drone berganti-ganti membentuk sejumlah gambar, mulai dari peta Indonesia, wajah Proklamator RI Bung Karno, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, logo Soekarno Cup 2026, hingga motto "Warisi Apinya".
Dari tengah lapangan, M. Prananda Prabowo atau yang akrab disapa Nanan bersama jajaran pimpinan DPP PDI Perjuangan yang baru saja menyerahkan medali kepada para pemain memberikan aplaus panjang menyaksikan atraksi tersebut.
Megawati yang berada di tribun VIP juga tampak larut menikmati pertunjukan drone yang menghiasi langit Stadion Gelora Bung Tomo.
Kemeriahan berlanjut dengan penampilan penyanyi Denny Caknan. Membawakan tujuh lagu, Denny membuat ribuan penonton ikut bernyanyi dan berjoget. Megawati pun tetap berada di stadion menikmati penampilan tersebut.
Lebih dari empat jam Megawati mengikuti seluruh rangkaian final Soekarno Cup 2026, sejak kick-off pertandingan hingga berakhirnya atraksi drone dan penampilan Denny Caknan.
Sepanjang pertandingan final Banteng Jawa Barat melawan Banteng Bali, Presiden ke-5 Republik Indonesia itu terlihat serius memperhatikan jalannya laga. Sesekali Megawati bertanya dan berbincang dengan putranya, M. Prananda Prabowo, yang merupakan inisiator Soekarno Cup.
Pertandingan berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Saat laga memasuki babak perpanjangan waktu, suasana di tribun VIP yang ditempati jajaran pimpinan pusat PDI Perjuangan pun ikut menegang.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bahkan mencoba membakar semangat dari tempat duduknya.
"Ayo, ayo, semangat!" seru Hasto dengan suara lantang.
Teriakan tersebut membuat Megawati menoleh. Menyadari suara itu berasal dari Sekjen PDI Perjuangan, Megawati terlihat tersenyum. Saling goda juga terdengar di antara para pimpinan jajaran DPP karena berbeda tim yang didukung.
Ketika pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti, Megawati justru terlihat lebih santai. Sesekali Prananda bersama istrinya, Nancy Prananda, berbincang mengenai situasi yang berlangsung di lapangan.
Drama adu penalti akhirnya dimenangi Banteng Jawa Barat dengan skor 5-3 atas Banteng Bali, sekaligus memastikan tim tersebut menjadi juara Soekarno Cup 2026.
Usai seluruh rangkaian pertandingan dan penutupan, Hasto memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Soekarno Cup yang diinisiasi Prananda.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tidak hanya memperlihatkan semangat olahraga, tetapi juga kekompakan dan pemanfaatan teknologi dalam rangkaian acara.
"Mas Prananda memberikan apresiasi yang luar biasa. Tadi luar biasa terobosan teknologinya dan kekompakan timnya. Semuanya menunjukkan semangat Soekarnoisme yang luar biasa," kata Hasto.
Sementara itu, Prananda menyampaikan pesan singkat seusai seluruh rangkaian Soekarno Cup 2026 rampung. Ia menekankan semangat persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar PDI Perjuangan.
"Satu saudara dan satu keluarga besar PDI Perjuangan. Terima kasih," ujar Nanan.
Soekarno Cup 2026 pun ditutup dengan perpaduan pertandingan sepak bola, pertunjukan teknologi dan hiburan. Formasi drone bergambar Bung Karno hingga pesan "Warisi Apinya" menjadi penanda berakhirnya turnamen yang membawa semangat persaudaraan, sportivitas, dan gagasan Soekarnoisme melalui sepak bola.

















































































