Ikuti Kami

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Bumi di NTT

Armuji mengatakan bantuan yang diberikan tersebut berupa ratusan paket sembako.

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Bumi di NTT
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji.

Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyerahkan bantuan kepada korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya, Sabtu (22/8).

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji mengatakan bantuan yang diberikan tersebut berupa ratusan paket sembako.

"Kegiatan bersama Forum Komunikasi Pemuda NTT (FKP NTT) Surabaya tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap ribuan mahasiswa perantauan yang keluarganya terdampak bencana gempa berkekuatan besar sejak 15 Agustus 2026," tuturnya.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

Armuji yang di dampingi pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut mengatakan bantuan itu merupakan hasil gotong royong kader PDI Perjuangan Surabaya sebagai wujud kepedulian terhadap mahasiswa NTT yang saat ini menghadapi kesulitan akibat kondisi di kampung halaman mereka.

"Kami melihat banyak keluarga mahasiswa di NTT yang terdampak gempa. Komunikasi terhambat, listrik padam, aktivitas ekonomi juga terganggu. Karena itu kami berinisiatif bergotong royong mengumpulkan bantuan sembako untuk meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang kuliah di Surabaya," ujar Armuji.

Tak hanya menyalurkan bantuan, DPC PDIP Surabaya juga akan membuka posko di kantor partai yang berada di kawasan Jalan Stail Surabaya. Mahasiswa asal NTT yang membutuhkan bantuan maupun sekadar ingin berkomunikasi dan mendapatkan dukungan moril dipersilakan datang.

Ia menjelaskan, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan mahasiswa perantauan tetap mendapatkan perhatian di tengah situasi darurat yang menimpa daerah asal mereka.

"Sebagai kepala daerah dan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, saya merasa bertanggung jawab terhadap adik-adik yang datang jauh dari NTT untuk menempuh pendidikan di Surabaya. Jika ada kebutuhan atau kesulitan, silakan berkomunikasi dengan kami," ujarnya.

Sekretaris Wilayah Forum Pemuda NTT Filmon Lai mengatakan saat ini wilayah Flores masih terus mengalami guncangan gempa susulan.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

"Sejak gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus lalu, getaran masih dirasakan hampir setiap hari di sejumlah daerah seperti Nagekeo, Ende, Manggarai hingga Maumere," katanya.

Menurutnya, banyak mahasiswa NTT di Surabaya kini menghadapi persoalan ekonomi karena bantuan biaya pendidikan dari keluarga terhambat akibat lumpuhnya jaringan komunikasi dan pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak.

"Banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung. Komunikasi masih putus-sambung karena listrik padam. Otomatis pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan hidup juga terganggu, apalagi sekarang mendekati masa pengisian KRS untuk semester baru," katanya.

Quote