Ikuti Kami

Mukhlis Basri Dukung Tradisi Sekura Seribu Wajah, Salurkan Bantuan ke 10 Pekon di Lampung Barat

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian tradisi budaya khas Lampung Barat.

Mukhlis Basri Dukung Tradisi Sekura Seribu Wajah, Salurkan Bantuan ke 10 Pekon di Lampung Barat
Anggota Komisi V DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, menyalurkan bantuan dana kepada panitia penyelenggara di sejumlah pekon.

Jakarta, Gesuri.id - Kemeriahan tradisi Sekura Seribu Wajah pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Kabupaten Lampung Barat dipastikan semakin semarak. Dukungan terhadap pesta rakyat tahunan yang selalu dinanti masyarakat tersebut terus mengalir dari berbagai pihak.

Salah satu dukungan datang dari Anggota Komisi V DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, yang menyalurkan bantuan dana kepada panitia penyelenggara di sejumlah pekon. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian tradisi budaya khas Lampung Barat yang hingga kini tetap hidup dan menjadi bagian tak terpisahkan dari suasana perayaan lebaran di tengah masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui anggota DPRD Lampung Barat Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Ali Akbar, yang turun langsung menyerahkan bantuan kepada panitia di setiap pekon penyelenggara.

Bantuan tersebut menyasar sepuluh pekon di tiga kecamatan, yakni Belalau, Batu Brak, dan Batu Ketulis. Ketiga wilayah ini kembali menggelar pesta panjat pinang yang menjadi bagian dari rangkaian tradisi Sekura Seribu Wajah.

Di Kecamatan Belalau, bantuan diberikan kepada Pekon Kenali dan Pekon Serungkuk. Sementara di Kecamatan Batu Brak, bantuan disalurkan kepada panitia di Pekon Kegeringan, Canggu, Sukabumi, Pekon Balak, Sukaraja, dan Kotabesi. Sedangkan di Kecamatan Batu Ketulis, bantuan diterima oleh panitia Pekon Baru dan Kubuliku Jaya.

Kehadiran bantuan tersebut disambut antusias oleh panitia dan masyarakat. Bagi warga Lampung Barat, tradisi Sekura bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi juga simbol budaya yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun.

Saat menyerahkan bantuan, Akbar yang akrab disapa demikian menyampaikan pesan khusus dari Mukhlis Basri kepada panitia dan masyarakat agar pelaksanaan pesta Sekura tetap berlangsung aman dan tertib.

“Pak Mukhlis Basri menitipkan pesan agar pelaksanaan pesta Sekura Seribu Wajah ini tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban. Tradisi ini harus kita jaga bersama karena bukan hanya hiburan, tapi juga warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Barat,” ujar Ahmad Ali Akbar, Selasa (17/3).

Menurut Akbar, dukungan yang diberikan Mukhlis Basri merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap tradisi lokal yang telah lama menjadi identitas masyarakat di Bumi Beguai Jejama Sai Betik. Ia menegaskan bahwa Sekura Seribu Wajah bukan hanya meriah secara tampilan, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya yang kuat.

“Sekura ini bukan sekadar keramaian lebaran. Di dalamnya ada nilai persaudaraan, kebersamaan, dan semangat menjaga adat istiadat. Karena itu, beliau sangat mendukung agar kegiatan ini terus lestari dan semakin meriah setiap tahunnya,” katanya.

Ia juga berharap bantuan dana tersebut dapat membantu panitia dalam memenuhi berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan sehingga pesta rakyat dapat berlangsung lebih tertib dan sukses.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu panitia, menjadi penyemangat masyarakat, dan membuat pelaksanaan pesta Sekura tahun ini lebih semarak. Ini budaya kita, ini kebanggaan kita, jadi harus terus kita rawat bersama,” tambahnya.

Tradisi Sekura Seribu Wajah sendiri telah lama menjadi magnet budaya masyarakat Lampung Barat setiap perayaan Idulfitri. Dalam tradisi ini, masyarakat mengenakan berbagai kostum unik dan topeng khas, lalu berbaur dalam suasana pesta rakyat yang penuh kegembiraan.

Salah satu agenda yang paling dinantikan warga adalah panjat pinang yang selalu menjadi pusat perhatian dalam setiap penyelenggaraan Sekura. Kegiatan ini kerap menyedot ribuan warga yang datang untuk menyaksikan kemeriahan acara.

Tak sedikit pula warga yang merantau menyempatkan pulang kampung demi menikmati tradisi yang hanya digelar setahun sekali tersebut. Karena itulah, Sekura bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga momentum berkumpulnya masyarakat dari berbagai daerah.

Akbar pun kembali mengingatkan agar seluruh panitia benar-benar mempersiapkan pelaksanaan kegiatan secara matang, terutama dalam aspek keamanan, pengaturan massa, dan keselamatan peserta panjat pinang.

“Kami berharap panitia betul-betul memperhatikan faktor keselamatan. Pastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Jangan sampai euforia pesta rakyat ini menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Semua harus diatur sebaik mungkin,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa semangat utama yang harus dijaga dalam pesta Sekura adalah menjadikannya sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, bukan sekadar ajang keramaian tahunan.

“Jadikan pesta Sekura ini sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menunjukkan bahwa masyarakat Lampung Barat tetap kompak menjaga budaya warisan leluhur,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari Mukhlis Basri, pesta Sekura Seribu Wajah tahun ini diyakini akan berlangsung lebih meriah di berbagai pekon penyelenggara. Di tengah suasana perayaan Idulfitri, masyarakat Lampung Barat kembali bersiap menyambut tradisi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat jati diri budaya daerah.

Sekura boleh ramai, tetapi maknanya jauh lebih dalam. Tradisi tetap hidup, silaturahmi semakin erat, dan Lampung Barat kembali menunjukkan kekayaan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Quote