Tulungagung, Gesuri.id - Wakil Ketua Bidang Jaminan Sosial PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Dimas Pratama, menyambangi kelompok tani di Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Sumbergempol melalui agenda Demang Sambang.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi petani sekaligus menyosialisasikan informasi mengenai program kesejahteraan sosial yang dapat diakses masyarakat.
“Melalui Demang Sambang, saya ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka, sekaligus membantu menyampaikan informasi mengenai program-program kesejahteraan sosial. Sebab, memahami persoalan masyarakat harus dimulai dengan kemauan untuk turun langsung dan mendengarkan,” kata Dimas, dikutip Kamis (15/10/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Dimas berdialog langsung dengan para petani untuk mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan, harapan, serta persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait.
Menurut Dimas, memahami kondisi masyarakat tidak cukup hanya melalui laporan atau komunikasi formal. Kehadiran langsung di tengah warga diperlukan agar aspirasi yang disampaikan dapat dipahami sesuai dengan kondisi dan pengalaman masyarakat.
Petani menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian dalam agenda Demang Sambang. Selain berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, petani juga menghadapi berbagai kebutuhan keluarga dan persoalan kesejahteraan yang memerlukan perhatian.
Karena itu, dialog dengan kelompok tani tidak hanya berfokus pada penyerapan aspirasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai program-program kesejahteraan sosial. Sosialisasi tersebut diharapkan membantu masyarakat memahami berbagai program yang tersedia sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Dimas menilai, akses terhadap program kesejahteraan sosial perlu didukung informasi yang jelas. Masyarakat perlu mengetahui jenis program yang tersedia, persyaratan yang harus dipenuhi, serta ketentuan untuk mengaksesnya.
Melalui komunikasi langsung, warga diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai program-program tersebut. Pada saat yang sama, pertemuan itu juga membuka ruang dialog agar kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara lebih terbuka.
Sebagai kader muda PDI Perjuangan dari desa, Dimas memandang pengabdian kepada masyarakat tidak cukup dilakukan melalui pertemuan formal. Kedekatan dengan warga perlu dibangun melalui kehadiran nyata, kesediaan mendengar, dan komunikasi yang berkelanjutan.
Agenda Demang Sambang di Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Sumbergempol menjadi salah satu upaya untuk menjaga hubungan tersebut. Aspirasi yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan untuk memahami persoalan warga sekaligus mendorong perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait.
Dimas menyadari bahwa penyerapan aspirasi merupakan langkah awal. Persoalan yang disampaikan masyarakat tetap perlu ditelaah dan dikoordinasikan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta program yang tersedia.
Ia berharap Demang Sambang tidak berhenti sebagai kegiatan kunjungan sesaat, tetapi menjadi sarana komunikasi berkelanjutan antara kader dan masyarakat. Dengan demikian, kebutuhan kelompok tani dan warga dapat dipahami secara lebih utuh.
Melalui kegiatan tersebut, Dimas ingin mendorong pendekatan pengabdian yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Mendatangi warga, mendengarkan persoalan mereka, dan membantu menyampaikan informasi menjadi langkah awal untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama.

















































































