Jakarta, Gesuri,id - Anggota Komisi II DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu menyoroti pentingnya peran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai simpul pemersatu bangsa. Atas dasar itulah, Bob menekankan pentingnya penyelamatan serta pemetaan dokumen sejarah hingga ke tingkat daerah.
Ia pun mendorong ANRI untuk aktif menggali dan mendokumentasikan rekam jejak tokoh pahlawan lokal serta nilai budaya dari setiap provinsi. Langkah ini dinilai sangat krusial agar generasi muda tidak kehilangan akar sejarah dan tetap mengenal para pejuang kemerdekaan.
Hal itu disampaikan Bob saat mengikutik Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Kepala ANRI Mego Pinandito dan jajaran di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). Rapat ini memiliki agenda ’Pengawasan Sistem Kearsipan Nasional dan Daerah Menuju Pengelolaan Arsip Modern’ yang digelar
”Salah satu fungsi kearsipan yang saya harapkan juga ke depan, bagaimana menggali budaya-budaya daerah dan pahlawan-pahlawan daerah. Kita berharap, supaya jangan dilupakan oleh generasi-generasi kita yang akan datang. Ini perlu digali, pahlawan-pahlawan nasional ke depan yang harus masukkan ke dalam Arsip Nasional. Supaya kita tahu bahwasanya siapa pahlawan-pahlawan yang berasal dari provinsi masing-masing di seluruh Indonesia,” ujar Bob.
Lebih lanjut, Legislator Fraksi PDI-Perjuangan tersebut juga mengusulkan agar data dan temuan sejarah dari ANRI dapat dikolaborasikan dengan Kementerian Pendidikan. Menurutnya, muatan sejarah daerah dan pahlawan lokal perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal sekolah.
"Supaya ini bisa sampaikan nanti ke Kementerian Pendidikan bahwasanya pahlawan-pahlawan ini supaya dimasukkan dalam kurikulum-kurikulum yang sekarang. Supaya anak-anak bangsa ini memahami siapa yang memang pahlawan-pahlawan yang ada di daerahnya masing-masing, dan kita anak-anak muda ini sangat menghargai jasa-jasa pahlawan tersebut,” harap Bob.
Meski menyayangkan keterbatasan anggaran yang dialami ANRI dalam mengoptimalkan program-programnya, Komisi II DPR RI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sistem kearsipan nasional. Bob mengapresiasi kerja keras ANRI yang berhasil menyelamatkan dan mengautentikasi berbagai dokumen bersejarah, bahkan yang sudah dalam kondisi memprihatinkan.
”Memang luar biasa tugas kearsipan ini. Kita lihat di situ banyak arsip-arsip yang memang eh sudah tidak layak pun bisa Bapak buatkan data autentiknya sehingga kita paham lagi bahwasanya banyak catatan-catatan sejarah yang bisa Bapak pertahankan,” pungkas Bob mengapresiasi.

















































































