Ikuti Kami

DPRD Papua Sesalkan Dugaan Keterlibatan Ormas

Menurut Politikus PDI Perjuangan itu, ormas bukan bagian dari pemerintah sehingga tidak punya kapasitas untuk bertindak anarkis seperti itu.

DPRD Papua Sesalkan Dugaan Keterlibatan Ormas
Wakil Ketua I DPRD Papua, Edoardus Kaize.

Jayapura, Gesuri.id - Wakil Ketua I DPRD Papua, Edoardus Kaize menyayangkan dugaan terlibatnya Organisasi Masyarakat (Ormas) dalam kericuhan di Kota Malang dan Papua.

Menurut Politikus PDI Perjuangan itu, ormas bukan bagian dari pemerintah sehingga tidak punya kapasitas untuk bertindak anarkis seperti itu.

Baca: Edo: Tindak Ormas yang Rasis Pada Orang Papua!

"Ormas ini punya kapasitas apa dalam pemerintahan, ormas itu bukan bagian dari pemerintahan, jadi ormas itu tidak boleh langsung berhadapan dengan mahasiswa Papua lalu bertindakan dan main hakim sendiri. Jadi selama belum dibutuhkan oleh pemerintah, dia tidak boleh bertindak sendiri. Ini malah bertindak seolah-olah dia bagian dari pemerintah. Itu tidak boleh,"tegas Edoardus Kaize di Jayapura, Senin (19/8).

Ketika disinggung terkait rencana Pemprov akan membentuk tim, legislator Papua yang biasa disapa Edo Kaize ini menyatakan, tim dibentuk atau tidak, itu tidak masalah. 

Sekarang tinggal pemerintah Jawa Timur dan pusat harus segera menyikapi masalah ini. Sebab kejadian ini sudah berulang kali terjadi. 

"Ini ada apa. Itu harus ditelusuri dan dilihat persoalan apa sebenarnya. Apa ada sentimen, sehingga ketika terjadi hal kecil saja, langsung muncul dan terulang lagi.Jadi masalah yang memicu sentimen kedaerahan dan rasisme, itu harus segera diselesaikan bersama. Misalnya, menyebut orang Papua sebagai Monyet. Sebenarnya kita ini manusia yang sama-sama diciptakan oleh Tuhan. Makanya kalau dibilang monyet, pasti orang merasa tersinggung karena itu harga diri, tidak boleh menyebut itu untuk orang, suku dan tempat tertentu," tekannya.

Apalagi ungkap Edo Kaize, ini masalah harga diri, bukan orang Papua saja yang merasa tersinggung ketika dibilang rasis, orang lainpun pasti akan tersinggung.

Baca: Effendi Duga Benny Wenda Jadi Dalang Kerusuhan Papua

Namun ia ikut mendukung niat Pemprov untuk membentuk tim, menurutnya masalah seperti ini sudah berulang-kali terjadi di Jawa Timur, sehingga dengan adanya tim yang di bentuk nanti bisa menelusuri akar dari permasalahannya.

"Tm yang dibentuk ini juga harus temukan titik masalahnya dimana, ini ada sentimen apa. Karena ketika terjadi masalah kecil saja kejadiannya pasti meluap hingga seperti ini," ucapnya.

Quote