Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Lampung I, Sudin, S.E., menghadiri acara serah terima pataka Polda Lampung atau Farewell and Welcome Parade dari Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., kepada Kapolda Lampung yang baru, Brigjen Pol Yustan Alpiani, S.I.K., S.H., M.Hum., di Lapangan Apel Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Lampung, Kamis (15/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sudin menyampaikan apresiasi atas pengabdian Helfi Assegaf sekaligus menyambut kepemimpinan Yustan Alpiani.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Lampung, para kapolres dan kapolresta, serta sejumlah tamu undangan.
Sudin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Helfi Assegaf atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusinya selama memimpin Polda Lampung. Menurutnya, berbagai upaya jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat penegakan hukum patut diapresiasi.
"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Irjen Pol Helfi Assegaf atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas sebagai Kapolda Lampung. Semoga segala hal baik yang telah dilakukan selama memimpin Polda Lampung dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan," ujar Sudin.
Ia juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Yustan Alpiani yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Lampung. Sudin berharap kepemimpinan baru dapat membawa semangat dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Brigjen Pol Yustan Alpiani sebagai Kapolda Lampung yang baru. Semoga dapat melanjutkan berbagai program dan kebijakan positif yang telah dilaksanakan Kapolda sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ungkapnya, dikutip Jumat (16/10/2026).
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, penegakan hukum, dan keamanan, Sudin menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya ditentukan oleh kemampuan penegakan hukum, tetapi juga oleh kepercayaan serta dukungan masyarakat.
Sudin berharap Polda Lampung di bawah kepemimpinan Yustan Alpiani semakin mengedepankan pendekatan humanis, responsif terhadap pengaduan masyarakat, serta tegas dalam menindak berbagai bentuk kejahatan.
"Saya berharap Polda Lampung semakin dekat dengan rakyat, hadir memberikan rasa aman, melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional, adil, dan tanpa pandang bulu," tegas Sudin.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Lampung.
"Sesuai semangat polisi bersama masyarakat, saya berharap Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polisi dan masyarakat harus berjalan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman, tertib, dan kondusif," tambahnya.
Sudin menilai tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, mulai dari pemberantasan narkotika, perjudian, kejahatan jalanan, kejahatan siber, hingga berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Karena itu, ia berharap Kapolda Lampung yang baru dapat memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta memastikan setiap jajaran kepolisian memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, rangkaian acara serah terima pataka Polda Lampung berlangsung melalui prosesi resmi dan tradisi kepolisian. Acara diawali dengan persiapan jajaran Forkopimda dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan upacara serah terima pataka dari Helfi Assegaf kepada Yustan Alpiani.
Rangkaian kegiatan juga mencakup tradisi pelepasan pejabat lama, prosesi Pedang Pora, serta penghormatan dari jajaran pejabat utama Polda Lampung, para kapolres dan kapolresta, serta tamu undangan. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang akan melanjutkan kepemimpinan Polda Lampung.

















































































