Ikuti Kami

Sebanyak 348 Pelajar Banyuwangi Ikuti Digital Mission Race Palang Merah Remaja

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang hadir secara langsung menyemangati para peserta lomba.

Sebanyak 348 Pelajar Banyuwangi Ikuti Digital Mission Race Palang Merah Remaja
Sebanyak 348 Pelajar Banyuwangi Ikuti Digital Mission Race Palang Merah Remaja (PMR) - Foto: Pemkab Banyuwangi

Banyuwangi, Gesuri.id - Dalam rangkaian Peringatan HUT ke-81, PMI Banyuwangi menggelar lomba Digital Mission Race UKS/PMR 2026. Lomba ini diikuti 58 tim yang terdiri atas 348 anggota Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Madya asal SMP/MTs negeri dan swasta se-Banyuwangi.

Digital Mission Race UKS/PMR merupakan kompetisi yang memadukan keterampilan kepalangmerahan, kesehatan, kreativitas, kerja sama tim, dan teknologi digital. Ada lima misi yang harus diselesaikan oleh setiap tim tim di lima Pos di lokasi acara yang Berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Selasa (29/9/2026).

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang hadir secara langsung menyemangati para peserta lomba.

Di Pos 1, peserta dihadapkan tantangan Digital Mission Race. Setiap regu wajib memindai barcode berisi pertanyaan seputar kepalangmerahan. Di pos 2, peserta membuat yel-yel inspiratif dan videonya yang dikirim melalui link ke dewan juri.

Pada Pos 3, peserta dihadapkan pada tantangan Cipta Tandu, yakni membuat tandu darurat dengan memanfaatkan tongkat dan tali. Di Pos 4 peserta harus menyelesaikan tantangan Pertolongan Pertama. Di pos ini, peserta wajib memindai barcode untuk melihat upaya penanganan korban cidera akibat bencana, seperti patah tulang akibat tanah longsor, gunung meletus, dan lain sebagainya.

Sementara di Pos 5, peserta mendapat materi edukasi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat bagi remaja.

Bupati Ipuk memberikan apresiasi atas penyelenggaraan lomba tersebut. Menurut dia, lomba yang memadukan kemampuan digital remaja dengan keterampilan PMR sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini.

“Kompetisi ini sangat kreatif dan inovatif karena memadukan kemampuan digital yang dimiliki oleh remaja dengan ketrampilan PMR yang mereka miliki,” ujar Ipuk saat akan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu berharap semakin banyak remaja tertarik dengan kegiatan PMR. Selain bermanfaat dengan berbagai ketrampilan pertolongan pertama, kegiatan ini dapat menumbuhkan empati dan kepedulian pada sesama.

“Terima kasih kepada anak-anak yang terus menggerakkan kegiatan PMR di sekolah masing-masing. Semoga semua ilmu dan ketrampilan yang didapatkan akan terus terbawa kemanapun kalian akan melangkah di masa depan,” harap Ipuk.

Quote