Ikuti Kami

Bupati Ipuk Apresiasi LDII Banyuwangi Konsisten Bentuk Karakter Generasi Muda Profesional dan Religius 

Ipuk: Kami mengapresiasi LDII yang konsisten menyelenggarakan kegiatan sangat bermanfaat dan dibutuhkan anak-anak kita.

Bupati Ipuk Apresiasi LDII Banyuwangi Konsisten Bentuk Karakter Generasi Muda Profesional dan Religius 
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat menghadiri Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 yang digelar DPD LDII Banyuwangi di Bumi Perkemahan Permata Sidodadi, Kecamatan Glenmore.

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengapresiasi komitmen DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banyuwangi yang konsisten membentuk karakter generasi muda profesional dan religius. 

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 yang digelar DPD LDII Banyuwangi di Bumi Perkemahan Permata Sidodadi, Kecamatan Glenmore, dikutip Sabtu (11/7/2026).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, kami mengapresiasi LDII yang konsisten menyelenggarakan kegiatan sangat bermanfaat dan dibutuhkan anak-anak kita," ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, kegiatan Permata CAI menjadi wadah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kualitas intelektual sekaligus karakter yang kuat. Program yang rutin digelar setiap tahun tersebut dinilai mampu menumbuhkan bibit-bibit kepemimpinan baru yang kelak dapat meneruskan estafet organisasi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan Banyuwangi.

Ia menegaskan bahwa tantangan masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, keimanan, serta kepedulian sosial yang tinggi.

"Kegiatan ini menggembleng anak-anak agar memiliki akhlakul karimah, beriman kepada Allah SWT, serta peduli terhadap sesama sebagai bekal menghadapi masa depan," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, menjelaskan bahwa Permata CAI 2026 diselenggarakan pada 7–9 Juli dan diikuti sebanyak 500 muda-mudi dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembinaan karakter melalui berbagai materi yang telah disiapkan.

Selain pembinaan keagamaan, peserta juga memperoleh materi wawasan kebangsaan, edukasi mengenai bahaya narkotika dari BNNK dan Kesbangpol, serta penguatan pengetahuan dan soft skill sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang.

"Harapan kami, generasi muda benar-benar siap menjadi generasi yang profesional dan religius. Itulah tujuan utama kegiatan ini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Quote