Ikuti Kami

Wibowo Prasetyo: Pesantren Layak Dapat Perhatian Khusus Pemerintah dalam Mencetak Pemimpin Umat

Oleh karena itu, sudah sepatutnya pesantren mendapatkan perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah.

Wibowo Prasetyo: Pesantren Layak Dapat Perhatian Khusus Pemerintah dalam Mencetak Pemimpin Umat
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo.

Jakarta, Gesuri.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsisten melahirkan generasi penerus bangsa. 

Oleh karena itu, sudah sepatutnya pesantren mendapatkan perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Wibowo saat menghadiri penyerahan bantuan mobil layanan dakwah di Pondok Pesantren An-Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026). 

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Bantuan senilai Rp291 juta dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU ini merupakan realisasi dari aspirasi Wibowo selaku wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah VI.

“Pesantren adalah tempat menempa ilmu, karakter, dan akhlak. Para santri sedang ditempa di kawah candradimuka agar kelak menjadi generasi yang memiliki ilmu keagamaan dan menjadi pemimpin umat,” ujar Wibowo dalam sambutannya.

Wibowo menyatakan bahwa aspirasi masyarakat—baik dari kalangan pesantren, madrasah, yayasan, hingga masyarakat umum—harus terus diperjuangkan tanpa sekat. Namun, ia juga berpesan agar bantuan mobil operasional tersebut dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Pergunakan mobil ini sebaik-baiknya untuk syiar agama dan pelayanan umat. Harus ada kedisiplinan dalam pengelolaan, pelaporan, dan monitoring agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas legislator PDI Perjuangan tersebut.

Satu unit mobil Suzuki APV lengkap dengan atribut layanan dakwah ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan umat, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, hingga mobilitas dakwah di wilayah pelosok Magelang.

Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesafa, berharap kendaraan operasional ini dapat dimanfaatkan secara optimal. "Semoga layanan dakwah semakin luas dan mobil ini bisa dimanfaatkan untuk pelayanan jemaah serta kegiatan pondok pesantren," tuturnya.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi 2, KH Anang Sulistyawanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas realisasi aspirasi dari Wibowo Prasetyo. Saat ini, Ponpes An-Nawawi 2 tengah berkembang pesat dengan membina lebih dari 700 santri putra dan putri.

Meski memiliki lahan sekitar tiga hektare, pihak pesantren mengaku masih membutuhkan uluran tangan pemerintah, terutama untuk memperluas ruang belajar dan asrama santri yang kini kapasitasnya sudah sangat padat.

“Kami masih membutuhkan perhatian pemerintah, terutama untuk pembangunan asrama santri. Saat ini ada kamar yang dihuni belasan santri sehingga mereka harus tidur berdesakan,” ungkap KH Anang di hadapan Wibowo.

Sinergi antara DPR RI, BPKH, LAZISNU, dan pihak pesantren ini menjadi bukti nyata bagaimana dana umat dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan umat, guna menghadirkan pelayanan dakwah yang lebih luas dan merata.

Quote